Sport Center Terbesar Dunia Segera Dibangun di Bogor, Ini Fasilitas Lengkapnya

0
3
Sport Center Terbesar Dunia Segera Dibangun di Bogor, Ini Fasilitas Lengkapnya

KitaBogor – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Kabupaten Bogor mulai mematangkan rencana pembangunan akademi olahraga dan sport center terbesar di dunia yang akan berlokasi di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.

Pembahasan proyek strategis nasional tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Senin (18/5/2026).

Rapat dihadiri perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian ATR/BPN, PTPN, BUMN, hingga jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gunawan Suswantoro, mengatakan. Koordinasi dilakukan untuk menyinkronkan seluruh rencana pembangunan agar berjalan lebih efektif dan efisien.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur pendukung seperti akses jalan akan dilakukan bersamaan dengan pembangunan kawasan akademi olahraga dan pusat pelatihan nasional.

“Tujuannya untuk mensinkronisasikan pembangunan jalan yang direncanakan Pak Bupati. Agar seluruh perencanaan bisa berjalan simultan dan efisien dari sisi anggaran,” ujarnya.

Gunawan menjelaskan, pemerintah saat ini tengah mempersiapkan berbagai tahapan administrasi. Dan sinkronisasi perencanaan sebelum proyek memasuki tahap konstruksi pada 2027 hingga 2028.

Ia menyebut total anggaran pembangunan kawasan olahraga terpadu tersebut diperkirakan mencapai Rp5 triliun dalam kurun waktu tiga tahun.

Tak hanya menjadi venue olahraga, kawasan itu nantinya juga akan dilengkapi sekolah olahraga nasional. Pusat penelitian cabang olahraga, hingga fasilitas pelatihan atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

“Pesertanya nanti dari seluruh Indonesia. Jadi bukan hanya venue, tetapi juga sekolah olahraga lengkap dengan fasilitas penelitian untuk berbagai cabang olahraga,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan pembangunan sport center tersebut merupakan bagian dari visi besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas olahraga nasional sekaligus pengembangan sumber daya manusia atlet Indonesia.

Menurut Rudy, kawasan Rancabungur dipilih karena memiliki lahan milik pemerintah pusat yang strategis dan didukung aksesibilitas yang baik.

“Rancabungur merupakan salah satu lahan milik pemerintah pusat melalui PTPN. Selain itu aksesnya dekat dan ada Bandara Atang Sanjaya yang saat ini juga sedang dikaji untuk kemungkinan menjadi bandara semi komersial,” katanya.

Untuk mendukung kawasan sport center nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah menyiapkan sejumlah pembangunan infrastruktur penunjang.

Beberapa proyek yang direncanakan antara lain pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang yang ditargetkan selesai pada 2027. Pembangunan dua jembatan di jalur GOMA pada 2026, hingga penataan kawasan Salabenda menuju Parung perbatasan Kota Depok.

Selain itu, Pemkab Bogor juga berencana meningkatkan Klinik Utama Rawat Inap Parung menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parung guna mendukung kebutuhan kawasan di masa mendatang.

Rudy menegaskan, saat ini pemerintah fokus mempercepat koordinasi dan komunikasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk masyarakat serta pemilik lahan yang masuk dalam kawasan rencana pembangunan.

“Jangan sampai program strategis nasional yang niatnya baik justru terhambat karena persoalan komunikasi dan administrasi yang tidak diselesaikan sejak awal,” tutupnya. (Momo)

Previous articlePemkab Bogor Hadirkan Pelayanan Publik 100 Jam Nonstop untuk Permudah Warga
Next articleNew Balance Grey Days 2026: Saat Warna Grey Jadi Simbol Movement dan Style