Apa Itu Cross-Universe? Badut Gendong Disebut Terhubung dengan Semesta Qodrat

0
3
Marthino Lio Muncul Sebagai Badut Gendong di Exclusive Screening, Universe Qodrat Makin Mencekam

KitaBogor – Film horor terbaru garapan MAGMA Entertainment berjudul Badut Gendong sukses memancing rasa penasaran publik setelah sang sutradara, Charles Gozali, memperkenalkan istilah baru bernama “cross-universe” yang dikaitkan dengan semesta Qodrat.

Lewat unggahan di media sosial, Charles Gozali menegaskan bahwa Badut Gendong bukanlah spin-off dari Qodrat seperti yang banyak diasumsikan penonton. Menurutnya, film ini justru menjadi bagian dari cross-universe yang memperluas dunia cerita horor yang sudah dibangun sebelumnya.

Berbeda dengan spin-off yang biasanya mengambil karakter lama dari film utama untuk dibuatkan kisah baru. Badut Gendong menghadirkan sosok villain sepenuhnya baru yang belum pernah muncul di dua film Qodrat sebelumnya.

Karakter Badut Gendong disebut memiliki mitologi, konflik, dan cerita tersendiri yang berdiri independen. Namun tetap berada di semesta yang sama dengan Ustadz Qodrat.

Charles Gozali menjelaskan bahwa film ini menjadi origin story penting sebelum nantinya sosok Badut Gendong bertemu langsung dengan Ustadz Qodrat dalam konflik yang lebih besar di masa depan.

Menariknya, penonton tidak harus mengikuti film Qodrat terlebih dahulu untuk menikmati Badut Gendong. Konsep cross-universe memungkinkan film ini tetap berdiri sebagai cerita mandiri yang mudah dipahami penonton baru.

Kisah tentang Darso, Darsi, dan teror Badut Gendong justru diprediksi menjadi pintu masuk baru bagi penonton untuk mengenal lebih jauh semesta horor yang tengah dibangun MAGMA Entertainment.

Film Badut Gendong dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Mei 2026 bertepatan dengan momen Lebaran Idul Adha.

Informasi terbaru mengenai film ini juga dapat diikuti melalui akun Instagram resmi @badutgendong dan @magmaent (Mur)

Previous articleMakanan Kucing Premium Bio Cat Bantu Tingkatkan Nafsu Makan Anabul
Next articleHonda Ungkap Strategi Masa Depan Elektrifikasi, Efisiensi Hybrid Meningkat 10 Persen