KitaBogor – Film komedi horor Sekawan Limo 2: Gunung Klawih dipastikan tayang di bioskop mulai 27 Mei 2026. Sekuel ini melanjutkan kisah lima sahabat setelah kesuksesan film pertamanya, Sekawan Limo, yang berhasil meraih lebih dari 2,5 juta penonton.
Diproduksi oleh Starvision dan Skak Studios, film ini kembali mempertemukan produser Chand Parwez Servia dengan sutradara sekaligus aktor Bayu Skak.
Dalam cerita terbaru, tiga tahun setelah pendakian di Gunung Madyopuro, hubungan lima sahabat—Bagas, Lenny, Dicky, Andrew, dan Juna—semakin erat. Namun suasana reuni mendadak berubah mencekam saat mereka merayakan ulang tahun Angel, putri Andrew. Keluarga Andrew disebut terancam menjadi tumbal pesugihan.
Mereka kemudian memutuskan melakukan perjalanan ke Gunung Klawih untuk mematahkan kutukan tersebut. Di tengah perjalanan, Juna justru menghilang secara misterius dan masuk ke dunia demit, membuka rangkaian teror yang lebih intens.
Trailer resmi film ini menampilkan perpaduan komedi khas para karakter dengan nuansa horor yang lebih kuat dan menegangkan dibanding film sebelumnya. Meski begitu, unsur kebersamaan tetap menjadi benang merah cerita.
Menurut Chand Parwez Servia, film ini mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan masyarakat dan tetap cocok ditonton bersama keluarga. Sementara itu, Bayu Skak mengungkapkan bahwa Gunung Klawih terinspirasi dari Gunung Kawi yang lekat dengan stigma pesugihan.
“Pesannya sederhana, ojo golek dalan pintas,” ujar Bayu, menegaskan bahwa film ini membawa pesan moral agar masyarakat tidak tergoda jalan instan dalam hidup.
Selain Bayu Skak, film ini juga dibintangi oleh Nadya Arina, Brandon Salim, Joshua Suherman, Gisella Anastasia, hingga Ferry Salim.
Dengan cerita yang lebih matang, perkembangan karakter yang kuat, serta perpaduan horor dan komedi yang semakin solid, film ini digadang-gadang menjadi salah satu tontonan Indonesia paling dinanti di pertengahan 2026. (Mur)


