Dari Lagu ke Aksi Nyata! Pesan Moral Iwan Fals Menggema di Persami OI Bogor

0
9
Dari Lagu ke Aksi Nyata! Pesan Moral Iwan Fals Menggema di Persami OI Bogor

KitaBogorNilai-nilai kemanusiaan, keadilan, hingga kepedulian lingkungan kembali digaungkan melalui seni teatrikal dalam kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) anggota Orang Indonesia (OI) Kabupaten dan Kota Bogor. Kegiatan ini digelar selama dua hari, 25–26 April 2026, di kawasan Gunung Salak Organik, Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Aksi teatrikal yang menjadi sorotan dibawakan oleh Heri Cokro, seorang pegiat seni dan literasi yang telah lama mengaku sebagai Fals Mania. Dalam penampilannya, Heri menyampaikan puisi yang dirangkai dari potongan lirik lagu Iwan Fals, sarat makna sosial dan kritik terhadap realitas kehidupan.

Penampilan dibuka dengan penggalan lagu “Kesaksian” yang menegaskan pentingnya menyuarakan kebenaran. Dari sana, Heri membawa penonton menyelami berbagai isu, mulai dari kehidupan masyarakat pinggiran, penyimpangan kekuasaan, hingga kerusakan lingkungan.

Dari Lagu ke Aksi Nyata! Pesan Moral Iwan Fals Menggema di Persami OI Bogor

Suasana semakin emosional ketika para anggota OI yang hadir turut menyanyikan lirik-lirik tersebut secara bersama-sama. Momen ini menciptakan ikatan emosional yang kuat antara penampil dan peserta, sekaligus mempererat rasa kebersamaan dalam komunitas.

Melalui teatrikalisasi puisi ini, Heri menegaskan bahwa karya-karya Iwan Fals tidak hanya menjadi hiburan. Tetapi juga cerminan realitas sosial yang tetap relevan hingga saat ini. Lagu-lagu tersebut dinilai mampu menjadi suara hati rakyat dan pengingat akan pentingnya kepedulian sosial.

Dalam salah satu narasinya, Heri menggambarkan identitas anggota OI sebagai individu yang tergerak untuk peduli dan berkontribusi bagi bangsa. Ia juga mengajak peserta untuk menjadikan kebersamaan sebagai kekuatan dalam menciptakan perubahan.

Penampilan ditutup dengan refleksi mendalam yang menegaskan bahwa OI bukan sekadar nama komunitas, melainkan sebuah sikap—sikap untuk berani bersuara, peduli, dan terus bergerak demi perubahan.

Sebagai simbol semangat tersebut, Heri menyalakan obor yang kemudian diserahkan kepada Ketua OI Kabupaten Bogor, Kang Bento. Obor tersebut digunakan untuk menyalakan api unggun, menjadi tanda berkobarnya semangat kebersamaan dan perjuangan untuk masa depan yang lebih baik. (CkrO3/red)

Previous articleMobil Pick Up Terbakar di Tenjolaya Bogor, Diduga Korsleting Saat Isi BBM
Next articleDramatis! 2 Tim Damkar Bogor Gugur di NFSC 2026, Padahal Nyaris Juara