Bukan Sekadar Program! 200 Pemuda Indonesia Siap Ubah Nasib Hutan Adat di 2026

0
6
“Bukan Sekadar Program! 200 Pemuda Indonesia Siap Ubah Nasib Hutan Adat di 2026”

KitaBogorSebuah gerakan besar dari generasi muda Indonesia resmi dimulai. Program Youth Empowerment in Climate Action Platform (YECAP) 2026 membuka langkah awalnya dengan melibatkan 200 pemuda terpilih dari 37 provinsi, membawa satu misi penting: menyelamatkan masa depan hutan adat Indonesia.

Dari lebih dari 600 pendaftar, hanya sepertiga yang berhasil lolos. Menariknya, program ini juga menegaskan komitmen inklusivitas—50% peserta berasal dari pemuda adat, dan 60% di antaranya adalah perempuan muda.

Program ini merupakan kolaborasi antara Barisan Pemuda Adat Nusantara, Teens Go Green Indonesia, dan KATA Indonesia, dengan dukungan penuh dari UNDP Indonesia.

Bukan Sekadar Program, Tapi Gerakan Nyata

Di tengah krisis iklim global, Indonesia memegang peran penting sebagai salah satu negara dengan hutan tropis terbesar di dunia. Namun, realita di lapangan menunjukkan bahwa pengakuan hutan adat masih menghadapi banyak hambatan.

Di sinilah peran anak muda menjadi krusial.

“Ketika pemuda diberdayakan, kita tidak hanya melindungi hutan, tapi juga membangun masa depan yang adil dan berkelanjutan,” ungkap perwakilan UNDP.

Dari Belajar ke Aksi Kebijakan

YECAP 2026 tidak berhenti di edukasi. Peserta akan menjalani rangkaian bootcamp, mentoring intensif, hingga menyusun policy brief yang akan dipresentasikan langsung kepada pemangku kebijakan nasional.

Artinya, suara anak muda benar-benar akan masuk ke ruang pengambilan keputusan.

Hutan Adat = Identitas, Bukan Sekadar Lahan

Bagi pemuda adat, hutan bukan hanya sumber daya—tetapi bagian dari identitas dan kehidupan.

Program ini membuka ruang kolaborasi antara pemuda adat dan non-adat untuk saling belajar, memahami, dan memperjuangkan keadilan ekologis bersama.

Harapan Besar dari Generasi Baru

Kick-off ini menjadi titik awal perjalanan panjang menuju perubahan nyata. Dengan energi, ide segar, dan keberanian, 200 pemuda ini membawa harapan baru bagi masa depan lingkungan Indonesia.

Karena pada akhirnya, perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil—dan kali ini, langkah itu datang dari generasi muda. (Mur)

Previous articleDari Sampah ke Harapan: Kolaborasi TGGI dan HMNS Gerakkan Anak Muda Selamatkan Ciliwung