Mereka Memungut Sampah Saat Orang Dewasa Mengabaikan… Aksi Pelajar Bogor Ini Bikin Tersentuh

0
7
Aksi Pelajar Bogor Bersihkan Taman Heulang Viral, Gerakan Zero Waste Jadi Sorotan

KitaBogorDi saat banyak orang berlalu tanpa peduli, ratusan pelajar justru memilih menunduk… memungut sampah satu per satu. Pemandangan ini terjadi di Taman Heulang, Kecamatan Tanah Sareal, Selasa (21/4/2026). Di bawah terik matahari, siswa dari SMKN 1 Kota Bogor dan SMPN 12 Kota Bogor turun langsung dalam aksi korve bersama Dedie A. Rachim.

Bukan sekadar bersih-bersih, ini adalah pesan keras untuk semua.

Puluhan karung sampah berhasil mereka kumpulkan. Dari puntung rokok, tusuk sate, hingga plastik bekas—semua menjadi bukti bahwa masalah lingkungan masih nyata di depan mata.

“Kalau pemimpinnya saja turun langsung, masa kita tidak?” kata Rizki, salah satu siswa SMKN 1 Kota Bogor.

Kalimat sederhana itu menampar kesadaran banyak orang.

Gerakan “Zero Waste”: Sampah Bukan Lagi Urusan Orang Lain

Di balik aksi ini, ada gerakan besar yang sedang dibangun: zero waste.

Para pelajar tidak hanya memungut sampah, tapi juga mengedukasi warga bahwa setiap sampah adalah tanggung jawab pribadi.

Ria, siswi SMKN 1 Kota Bogor, bahkan menyebut kondisi taman cukup memprihatinkan.

“Puntung rokok itu merusak tanah. Tusuk sate juga bahaya kalau kena anak kecil,” ujarnya.

Di sekolah mereka, kebiasaan ini sudah menjadi budaya.

Tidak ada lagi tempat sampah.

Semua siswa diwajibkan membawa pulang sampah masing-masing, memilahnya, bahkan menyerahkan yang bisa didaur ulang.

Sebuah kebiasaan kecil, tapi dampaknya besar.

Bukan Sekadar Korve, Ini Tamparan untuk Kita Semua

Di akhir kegiatan, Dedie A. Rachim memberikan apresiasi kepada pelajar yang paling aktif.

Namun, penghargaan sebenarnya bukan pada jumlah sampah yang dikumpulkan.

Melainkan pada kesadaran yang mereka bangun.

Di saat banyak orang dewasa masih abai, para pelajar ini justru memberi contoh nyata.

Pertanyaannya sekarang…

Kalau mereka saja peduli, kita masih mau diam? (Mur)

Previous articleDari Kamera Sederhana ke Pasar Dunia, Ini Peluang Besar untuk Anak Indonesia
Next article“Capek Jadi Orang Lain…” Tara Basro Ungkap Realita Perempuan di Balik Standar Sosial