63 Peserta Ikuti Program Tokutei Ginou, Wali Kota Bogor Dorong Siap Go Global

0
3
63 Peserta Ikuti Program Tokutei Ginou, Wali Kota Bogor Dorong Siap Go Global

KitaBogor – Sebanyak 63 peserta mengikuti sosialisasi program pelatihan Tokutei Ginou atau Specified Skilled Worker (SSW) Jepang Batch II di UPTD Balai Latihan Kerja Kota Bogor. Program ini menjadi salah satu langkah nyata membuka peluang kerja ke luar negeri bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengajak para peserta untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Menurutnya, bekerja di Jepang bukan hanya soal mencari penghasilan, tetapi juga kesempatan belajar nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, etos kerja, dan budaya hidup yang lebih tertata.

Ia menekankan pentingnya mempersiapkan diri, mulai dari penguasaan bahasa hingga pemahaman budaya Jepang. Hal ini dinilai penting agar para peserta tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga menjadi representasi positif bangsa Indonesia di kancah internasional.

Program pelatihan ini berlangsung selama enam bulan dengan intensitas lima kali dalam seminggu. Selain bahasa Jepang, peserta juga dibekali pemahaman budaya dan dunia kerja di Jepang, sehingga siap menghadapi tantangan secara profesional.

Program Tokutei Ginou sendiri telah berjalan sejak Oktober 2025 dan terus dikembangkan pada 2026. Melalui kolaborasi dengan LPK Megumi Mitra Mandiri serta berbagai mitra lainnya.

Di tengah tantangan ketenagakerjaan yang semakin kompetitif, program ini menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tidak hanya membuka peluang kerja legal dan aman, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang seperti peningkatan keterampilan, transfer ilmu dan teknologi, hingga kontribusi ekonomi bagi daerah.

Pemerintah Kota Bogor berharap program ini terus berkembang dan mampu mencetak tenaga kerja profesional yang siap bersaing di tingkat global. Lebih dari itu, para lulusan diharapkan dapat kembali ke tanah air dengan membawa nilai-nilai positif yang bermanfaat bagi pembangunan daerah. (Mur)

Previous articleDari Makam Tua hingga Puncak, Langkah Bupati Bogor Hidupkan Sejarah Daerah
Next articleKebakaran Pabrik Kasur di Gunungsindur, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam