Ngopi Sambil Healing, Malawangi Caffe Jadi Hidden Gem di Puncak

0
3
Ngopi Sambil Healing, Malawangi Caffe Jadi Hidden Gem di Puncak

KitaBogor – Bagi pencinta suasana alam sekaligus penikmat kopi, Malawangi Caffe bisa menjadi destinasi yang layak masuk daftar kunjungan saat berada di kawasan Puncak, Bogor. Berlokasi di dalam area Pinus Eco Park, kafe ini menawarkan pengalaman nongkrong yang berbeda dari kebanyakan tempat.

Mengusung konsep nature café, Malawangi menghadirkan suasana ngopi di tengah hutan pinus dengan udara sejuk khas pegunungan. Pemandangan pepohonan hijau yang mengelilingi area kafe menciptakan nuansa tenang, menjadikannya tempat yang cocok untuk melepas penat dari rutinitas harian.

Tak hanya mengandalkan suasana, Malawangi juga menawarkan beragam menu yang menarik. Kopi menjadi menu utama yang diunggulkan, dengan penggunaan biji kopi lokal dari kawasan Puncak. Salah satu menu favorit pengunjung adalah es kopi Malawangi yang dipadukan dengan gula aren, menghasilkan rasa manis yang seimbang.

Bagi pengunjung yang tidak mengonsumsi kopi, tersedia pula pilihan minuman lain seperti lemonade segar. Sementara itu, pilihan makanan cukup variatif, mulai dari camilan ringan seperti kentang goreng dan nugget hingga menu berat seperti nasi goreng dan spaghetti.

Dari sisi harga, Malawangi tergolong ramah di kantong. Minuman dibanderol mulai dari Rp18 ribu hingga Rp28 ribu, sedangkan makanan berada di kisaran Rp20 ribu sampai Rp35 ribu. Dengan harga tersebut, pengunjung sudah dapat menikmati suasana alam yang asri dan nyaman.

Kafe ini beroperasi setiap hari. Pada hari kerja buka mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB, sementara akhir pekan memiliki jam operasional lebih panjang hingga pukul 23.00 WIB. Tidak heran jika Malawangi kerap dipadati pengunjung, terutama saat akhir pekan.

Dengan kombinasi suasana alam, menu yang variatif, serta harga yang terjangkau, Malawangi menjadi salah satu hidden gem di kawasan Puncak yang cocok untuk bersantai, berkumpul, hingga mencari suasana baru. (Momo)

Previous articleAktivitas Luar Tetap Aman, Ini Tips Hindari Penularan Campak
Next articlePerangi Narkoba, Bupati Bogor Mulai Tes Urine dari Internal Pemerintahan