Komitmen Hijau Citadines Antasari Jakarta Lewat Earth Hour dan Dekorasi Berkelanjutan

0
6
Komitmen Hijau Citadines Antasari Jakarta Lewat Earth Hour dan Dekorasi Berkelanjutan

KitaBogor – Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan melalui inisiatif Ascott CARES, Citadines Antasari Jakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Earth Hour pada Sabtu malam, 28 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung selama 60 menit di area lobby dan melibatkan para associate serta tamu yang sedang menginap.

Dalam aksi simbolis tersebut, seluruh lampu di area publik dimatikan selama satu jam sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan global Earth Hour yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya penghematan energi dan kepedulian terhadap lingkungan.

Sejalan dengan brand signature “For the Love of Coffee”, kegiatan tahun ini mengusung konsep dekorasi berkelanjutan dengan memanfaatkan bahan dasar biji kopi serta berbagai material daur ulang. Beragam elemen seperti tutup botol, papan triplek, kertas bekas, LED strip, hingga limbah non-terpakai di area hotel disulap menjadi dekorasi kreatif dan ramah lingkungan.

Untuk menjaga keamanan sekaligus konsistensi terhadap prinsip keberlanjutan, seluruh pencahayaan selama kegiatan menggunakan lilin baterai yang dapat digunakan kembali. Langkah ini memastikan tidak adanya penggunaan api terbuka maupun konsumsi listrik berlebih selama acara berlangsung.

Suasana hangat dan intim pun terasa di area lobby. Di mana para tamu dapat menikmati sajian canape serta free flow coffee. Pengalaman ini tidak hanya memberikan kesan berbeda. Tetapi juga mengajak para tamu untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan secara sederhana namun bermakna.

R. Ahmad Haitan Yurizal, selaku Marketing & Branding Manager Citadines Antasari Jakarta, menyampaikan. Bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen hotel dalam menerapkan prinsip keberlanjutan. Ke depannya, pihak hotel berencana untuk terus menghadirkan dekorasi ramah lingkungan yang dibuat secara internal oleh associate. Tidak hanya saat Earth Hour tetapi juga dalam berbagai seasonal event lainnya. Guna mengurangi limbah dekorasi dan penggunaan material yang tidak ramah lingkungan. (Hen)

Previous articleKetum ALTI Bima Arya Evaluasi Izin Ajang Lari Trail, Pasca Tewasnya Roysi Adipura Firdaus
Next articleMomen Lebaran Makin Hangat dengan Jamuan Raya di Vue Palace Bandung