Mudik Tak Lagi Membosankan, Ribuan Buku Anak Dibagikan Gratis Tahun Ini

0
3
Mudik Tak Lagi Membosankan, Ribuan Buku Anak Dibagikan Gratis Tahun Ini

KitaBogorMomentum Idul Fitri tak hanya menjadi tradisi pulang kampung, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang edukatif untuk menumbuhkan budaya membaca sejak dini. Majalah CIA mengambil peran aktif dalam mendukung program Mudik Asyik Baca Buku (MABB) 2026 yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Sebagai mitra resmi sejak 2024, Majalah CIA bersama Majalah ISO membagikan 1.000 eksemplar majalah anak secara gratis di berbagai titik keberangkatan mudik Lebaran 2026.

Distribusi di Berbagai Titik Transportasi

Distribusi majalah dilakukan di sejumlah lokasi strategis yang menjadi simpul transportasi utama. Seperti Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, hingga Pelabuhan Tanjung Priok.

Selain itu, pembagian juga dilakukan di berbagai terminal dan agen bus. Termasuk kawasan Terminal Kramat Jati serta sejumlah operator bus antarkota.

Langkah ini memungkinkan anak-anak yang melakukan perjalanan dengan moda transportasi kereta, kapal, maupun bus tetap mendapatkan akses bacaan yang menarik dan sesuai usia.

Komitmen Wujudkan Hak Baca Anak

Pendiri Majalah CIA, Stefanie Augustin, menegaskan bahwa keterlibatan dalam program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam memperjuangkan hak baca anak di Indonesia.

“Membaca bukan sekadar aktivitas, tetapi hak dasar setiap anak. Kami ingin memastikan buku hadir di mana pun anak berada,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemudahan akses terhadap bahan bacaan akan mendorong tumbuhnya kebiasaan membaca secara alami, sekaligus memperkuat gerakan literasi nasional.

Kampanye Literasi Libatkan Keluarga

Tak hanya membagikan majalah, Majalah CIA juga mengajak keluarga untuk berpartisipasi dalam kampanye literasi selama libur Lebaran 2026.

Melalui media sosial seperti Instagram @hakbacaanak, @majalahcia, dan @majalahiso, orang tua diajak membagikan momen membaca bersama anak. Kampanye ini mengusung pesan bahwa membaca dapat menjadi aktivitas menyenangkan yang mempererat hubungan keluarga.

Gerakan ini mendorong keluarga untuk membiasakan anak membawa buku ke mana saja dan membaca di mana saja, termasuk saat perjalanan mudik.

Literasi Jadi Bagian dari Perjalanan

Inisiatif ini menjadi bukti bahwa perjalanan mudik tidak hanya soal mobilitas. Tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar yang menyenangkan bagi anak.

Melalui kolaborasi antara media dan pemerintah, program ini diharapkan mampu memperluas akses literasi. Serta menanamkan kebiasaan membaca sebagai bagian dari gaya hidup keluarga Indonesia. (Hen)

Previous articleMaxim Salurkan Bantuan dan Bonus Hari Raya untuk Mitra Pengemudi
Next articleTak Sekadar Mudik, Ini Fasilitas Khusus untuk Perempuan dan Anak di Lebaran 2026