Kapolres Bogor Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Saat Mudik Lebaran 2026, Polri Siagakan Personel

0
6
Kapolres Bogor Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Saat Mudik Lebaran 2026, Polri Siagakan Personel

KitaBogor – Kepolisian Republik Indonesia meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi selama arus mudik Lebaran 2026. Seluruh jajaran aparat diminta memperkuat kesiapsiagaan guna mengantisipasi kemungkinan hujan lebat hingga bencana alam yang berpotensi mengganggu perjalanan masyarakat.

Imbauan tersebut disampaikan dalam amanat Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar di Stadion Pakansari, Kamis (12/3/2026).

Amanat tersebut dibacakan oleh Wikha Ardilestanto selaku Kapolres Bogor di hadapan para personel yang terlibat dalam pengamanan Lebaran.

Dalam amanat itu dijelaskan bahwa prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menunjukkan kondisi cuaca selama periode mudik akan cukup beragam, mulai dari berawan hingga hujan dengan intensitas tinggi di sejumlah wilayah strategis.

Wilayah selatan Indonesia seperti Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara menjadi perhatian khusus karena berpotensi mengalami cuaca yang dapat memicu bencana alam, seperti longsor atau banjir yang berisiko memutus jalur transportasi utama.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, seluruh personel pengamanan diminta menyiapkan langkah mitigasi secara matang. Kesiapan tersebut mencakup pembentukan tim tanggap bencana, penyediaan sarana dan prasarana pendukung, hingga penguatan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi situasi darurat.

“Diperlukan kesiapsiagaan dalam menyiapkan tim tanggap bencana, sarana prasarana pendukung. Serta langkah penanganan bencana pada tahap sebelum, saat, hingga setelah kejadian,” demikian amanat Kapolri yang dibacakan Kapolres Bogor.

Selain mengantisipasi faktor cuaca, Polri juga mengerahkan sedikitnya 161.243 personel gabungan secara nasional dalam Operasi Ketupat 2026. Operasi kemanusiaan tersebut akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Berdasarkan survei dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Jumlah masyarakat yang diperkirakan melakukan perjalanan mudik tahun ini mencapai sekitar 143,9 juta orang.

Untuk menunjang pelayanan bagi pemudik, Polri menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah. Pos tersebut terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan. Serta 343 pos terpadu yang akan difungsikan sebagai pusat informasi dan bantuan bagi masyarakat selama perjalanan mudik.

Melalui operasi ini, Polri menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Lebaran tidak hanya diukur dari kelancaran arus lalu lintas. Tetapi juga dari kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi berbagai potensi gangguan, termasuk dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (Mm)

Previous articleMobil Terbakar di Jalan Raya Jakarta–Bogor, Damkar Kabupaten Bogor Bergerak Cepat Padamkan Api
Next articleApresiasi Driver, Maxim Bagikan Bonus Hari Raya kepada 50 Ribu Mitra