KitaBogor – Suasana berbeda tampak di area parkiran Pasar Gembrong Sukasari, Kota Bogor. Deretan stan pedagang berjajar menawarkan aneka fesyen, sepatu, sandal, hingga takjil untuk berbuka puasa. Bahkan, tersedia pula stan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengunjung. Kegiatan ini merupakan bagian dari Festival Ramadan PGS 2026 yang akan berlangsung selama tujuh hari ke depan.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang membuka acara tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif **Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor bersama Koperasi Jasa Kita Bersama Sejahtera (KJKBS) dalam menyelenggarakan festival.
“Alhamdulillah berinisiatif menyelenggarakan bazar. Ini yang diharapkan Pemkot Bogor, bahwa tidak semua harus dimulai dari pemda, tetapi koperasi dan masyarakat juga bisa bergerak,” ujar Dedie, Minggu (22/2/2026).
Menurutnya, festival ini menjadi daya tarik baru bagi masyarakat untuk berkunjung ke pasar, terlebih Pasar Gembrong Sukasari menunjukkan perkembangan yang positif.
“Dengan adanya bazar ini orang akan lebih tertarik datang. Perkembangannya luar biasa, tinggal kita dorong terus agar pusat aktivitas niaga semakin terkonsentrasi di sini,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda PPJ Kota Bogor, Jenal Abidin, mengatakan bazar ini digelar untuk menyambut Ramadan sekaligus meramaikan pasar yang baru selesai direvitalisasi.
“Kami ajak seluruh pedagang bersama-sama menyambut Ramadan dengan bazar ini. Ini hasil kolaborasi Perumda PPJ dan koperasi pedagang Pasar Gembrong Sukasari,” ujarnya.
Festival ini melibatkan sekitar 25 hingga 30 stan. Para pedagang diberikan kesempatan berjualan di bagian depan pasar agar lebih terlihat dari jalan utama, sehingga menarik lebih banyak pengunjung.
Selain pedagang pasar, bazar juga melibatkan pelaku UMKM serta organisasi perempuan pengusaha, yakni Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). Produk yang ditawarkan beragam, mulai dari fesyen, alas kaki, hingga takjil Ramadan.
“Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik untuk meramaikan Pasar Sukasari dan bisa diterapkan juga di pasar lain di Kota Bogor,” tutup Jenal. (Mur)


