KitaBogor – Suasana penuh semangat dan haru terasa di halaman Polsek Cigombong, Kamis (11/2/2026) pagi. Satu per satu atlet muda berseragam silat berbaris rapi, bersalaman dengan pelatih dan ofisial, sebelum berangkat menuju arena pertandingan.
Sebanyak 145 atlet pencak silat dari Paguron Pencak Silat Keluarga Besar Padjajaran Cimande (KBPC) SMK Triwijaya resmi dilepas untuk berlaga di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Piala Pangdam III/Siliwangi 2026.
Ajang bergengsi ini akan digelar pada 12–15 Februari 2026 di Gelora Laga Tangkas Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Kontingen KBPC diperkuat para pesilat pelajar SMA/SMK dari KCD Wilayah 1 Kabupaten Bogor, yang siap bertanding di berbagai kategori usia.
145 Atlet Siap Tampil Maksimal
Total atlet yang diberangkatkan mencapai 145 orang, terdiri dari:
- Usia Dini 1: 6 atlet
- Usia Dini 2: 39 atlet
- Pra Remaja: 60 atlet
- Remaja: 35 atlet
- Dewasa: 5 atlet
Jumlah besar ini menunjukkan keseriusan KBPC dalam membina generasi muda sekaligus menyiapkan bibit-bibit atlet berprestasi sejak dini.
Target Juara, Mental Harus Kuat
Ketua Umum KBPC sekaligus Penanggung Jawab Kontingen, Saepudin Suherman, S.Pd., S.H., M.M., menegaskan para atlet telah dipersiapkan secara matang, baik teknik maupun mental.
Menurutnya, latihan rutin yang dijalani selama ini bukan sekadar mengasah jurus, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan daya juang.
“Setiap poin, jurus, dan langkah akan menentukan kelayakan meraih gelar juara. Keberanian, disiplin, dan ketahanan akan diuji. Atlet harus punya mentalitas unggul,” ujarnya.
Ia pun optimistis kontingen KBPC mampu memberikan hasil terbaik, bahkan menargetkan juara umum di setiap kategori.
Dukungan Penuh dari Aparat dan Ofisial
Prosesi pelepasan juga dihadiri Kapolsek Cijeruk, Kompol Uba Subroto, S.H., M.H., yang memberikan motivasi langsung kepada para atlet.
Sementara itu, tim ofisial KBPC SMK Triwijaya yang dipimpin Usman, S.E., Gr. siap mendampingi atlet sepanjang kompetisi, memastikan seluruh kebutuhan teknis dan non-teknis terpenuhi.
Bukan Sekadar Medali
Bagi KBPC, keikutsertaan ratusan atlet ini bukan hanya soal kemenangan.
Lebih dari itu, pencak silat dipandang sebagai sarana pendidikan karakter sekaligus upaya melestarikan warisan budaya bangsa.
Dari arena Pakansari nanti, bukan hanya medali yang diharapkan pulang, tetapi juga pengalaman, mental juara, dan kebanggaan membawa nama sekolah serta daerah. (Mur)


