KitaBogor – Upaya menjadikan Kota Bogor sebagai destinasi wisata kuliner berkelas dunia terus diperkuat. Forum Bogor Kota Gastronomi resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang digelar di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (4/2/2026). Pengukuhan ini menjadi langkah strategis mendorong Bogor masuk dalam jaringan UNESCO Creative City Network (UCCN) kategori Gastronomi.
Ketua Forum Bogor Kota Gastronomi, Haidhar H. Wurjanto, menegaskan bahwa gastronomi bukan sekadar soal makanan, tetapi juga identitas budaya, ekonomi kreatif, dan kebanggaan daerah.
Menurutnya, kekayaan rasa khas Bogor dapat menjadi pintu masuk untuk membangun citra kota di tingkat nasional hingga internasional.
“Bagaimana kita dari rasa membangun kota. Bogor harus menjadi representasi kota gastronomi yang diakui UNESCO Creative City Network,” ujar Haidhar dalam sambutannya.
Ia menambahkan, UNESCO Creative City Network memiliki irisan kuat dengan sektor kreatif lain seperti musik, kriya, media, film, desain dan gastronomi. Sinergi lintas sektor ini diyakini mampu mengangkat daya saing kota.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie Rachim menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh inisiatif tersebut. Ia ingin Bogor dikenal sebagai tujuan utama wisata kuliner di Indonesia.
“Bogor harus menjadi kota yang orang datangi khusus untuk pengalaman kulinernya,” ujar Dedie.
Forum ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas, akademisi, hingga pemerintah dalam mengembangkan ekosistem kuliner yang berkelanjutan. Dengan pengukuhan kepengurusan ini, Bogor menegaskan langkah serius menuju predikat kota gastronomi kelas dunia. (Red)


