KitaBogor – Ada yang berbeda di ARYADUTA Menteng saat lampu-lampu senja mulai menyala dan adzan magrib perlahan terdengar. Aroma rempah menyeruak dari dapur, hangat, akrab, seperti mengajak pulang pada kenangan masa kecil tentang meja makan keluarga.
Ramadan tahun ini bukan sekadar momen berbuka. Di ARYADUTA Menteng Ramadan, setiap hidangan terasa seperti cerita.
Hotel legendaris yang telah berdiri lebih dari lima dekade itu menghadirkan sosok yang tak kalah ikonik: Chef William Wongso. Seorang maestro kuliner yang dikenal bukan hanya karena keahliannya meracik rasa, tetapi juga kemampuannya menjaga memori dan sejarah di setiap piring.
Kolaborasi bertajuk “Ramadan Nusantara Journey” ini bukan sekadar buffet mewah. Ini adalah perjalanan.
Tamu diajak melintasi Timur Tengah lewat Hummus dan Babaganoush, singgah ke Asia Selatan dengan samosa dan dal tadka, lalu pulang ke Nusantara melalui sajian yang begitu akrab di lidah—Gado-Gado dengan saus kacang legit, Laksa Udang hangat berempah, Rendang yang pekat, hingga Cumi Hitam Pekalongan yang kaya rasa laut.
Setiap suapan seperti membawa potongan cerita dari berbagai daerah di Indonesia.
Di ruang JP Bistro yang elegan, keluarga, sahabat, dan kolega duduk bersama, berbagi tawa sambil menunggu waktu berbuka. Bukan hanya kenyang yang dicari, tapi kebersamaan yang jarang ditemukan di hari biasa.
Harga paket berbuka ditawarkan mulai Rp420 ribu net per orang dengan promo Buy 4 Get 5, lengkap dengan hampers Ramadan dan paket menginap spesial. Namun daya tarik utamanya bukan angka—melainkan pengalaman.
Karena di sini, Ramadan bukan cuma tentang makan malam.
Ini tentang pulang pada rasa. Tentang tradisi. Tentang kenangan.
Dan ketika legenda hotel bertemu legenda kuliner, yang tercipta adalah momen yang sulit dilupakan. (Mur)


