Antisipasi Virus Nipah, Kemenkes Instruksikan Pengawasan Ketat di Seluruh Pintu Masuk

0
27
Antisipasi Virus Nipah, Kemenkes Instruksikan Pengawasan Ketat di Seluruh Pintu Masuk

Kitabogor – Ancaman penyakit menular kembali menjadi perhatian dunia. Virus Nipah, penyakit zoonotik berbahaya dengan tingkat kematian tinggi, dilaporkan kembali muncul di India. Merespons situasi tersebut, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meningkatkan kewaspadaan nasional dengan memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk negara.

Bandara, pelabuhan, hingga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) kini berada dalam status siaga. Petugas kesehatan disiagakan untuk melakukan pemeriksaan terhadap setiap pelaku perjalanan internasional, terutama yang datang dari negara terdampak. Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan dini agar Virus Nipah tidak masuk dan menyebar di Indonesia.

Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Murti Utami, menegaskan bahwa deteksi dini menjadi kunci utama dalam mencegah wabah. Menurutnya, pengawasan ketat di pintu masuk negara merupakan garis pertahanan pertama dalam menjaga keselamatan masyarakat.

Setiap pelaku perjalanan diwajibkan mengisi deklarasi kesehatan melalui All Indonesia–SATUSEHAT Health Pass (SSHP). Selain itu, pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermal scanner dan pemantauan gejala klinis dilakukan secara menyeluruh. Petugas juga bersiaga untuk menangani pelaku perjalanan yang menunjukkan gejala seperti demam, sesak napas, hingga penurunan kesadaran.

Jika ditemukan indikasi mencurigakan, pelaku perjalanan akan segera menjalani pemeriksaan lanjutan dan dirujuk ke rumah sakit rujukan. Seluruh temuan dilaporkan melalui sistem kewaspadaan dini nasional guna memastikan respons cepat dan terkoordinasi.

Virus Nipah dikenal sebagai penyakit zoonotik dengan tingkat kematian yang tinggi, berkisar antara 40 hingga 75 persen. Meski hingga kini belum ditemukan kasus pada manusia di Indonesia, risiko tetap ada mengingat tingginya mobilitas masyarakat dan kedekatan geografis dengan negara yang pernah mengalami wabah.

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada, dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Mengikuti perkembangan dari sumber resmi menjadi langkah penting agar masyarakat tetap aman dan terlindungi di tengah dinamika ancaman kesehatan global. (Mur)

Previous articleBhabinkamtibmas Polsek Megamendung Laksanakan Pengamanan Ibadah di Gereja Yakobus Rasul
Next articleChelsea Bungkam West Ham 3-2 dalam Laga Dramatis, Gol Injury Time & Kartu Merah Warnai Stamford Bridge