Sekda Bogor Tekankan Peningkatan SDM di HUT ke-11 BPBD Kota Bogor

0
4
Sekda Bogor Tekankan Peningkatan SDM di HUT ke-11 BPBD Kota Bogor

KitaBogor – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, memimpin apel peringatan Hari Jadi ke-11 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor yang digelar di Kantor BPBD Kota Bogor, Jalan Pool Bina Marga, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, pada Jumat (30/1/2026).

Dalam arahannya, Denny Mulyadi menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta pelayanan BPBD kepada masyarakat. Ia berharap, di usia yang ke-11 ini, BPBD Kota Bogor terus berkembang dan tidak mudah menyerah meski menghadapi berbagai keterbatasan.

“Di usia ke-11 tahun ini, saya berharap SDM BPBD Kota Bogor terus ditingkatkan. Dalam kondisi apa pun, kita harus terus berproses dan tidak menyerah. Kinerja BPBD perlu dievaluasi agar semakin sesuai dengan harapan masyarakat. Saat terjadi bencana, penanganan harus cepat dan tepat,” ujar Denny Mulyadi.

Ia menjelaskan bahwa evaluasi tersebut mencakup berbagai aspek. Termasuk pemenuhan peralatan keselamatan bagi para personel yang harus sesuai dengan standar pelayanan. Hal ini penting agar petugas di lapangan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan aman serta terlindungi.

Pada kesempatan yang sama, Denny Mulyadi juga menegaskan dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Terhadap BPBD Kota Bogor dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kebencanaan. Menurutnya, penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tugas BPBD semata. Melainkan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, unsur masyarakat, relawan, hingga dunia usaha.

“Meski begitu, secara tugas dan fungsi, BPBD tetap menjadi leading sector kebencanaan yang bertugas mengoordinasikan berbagai langkah dan upaya saat bencana terjadi. Para personel di lapangan telah bekerja dengan penuh semangat dan tanpa pamrih. Saya yakin Kepala Pelaksana BPBD terus berupaya meningkatkan kesejahteraan anggota. Tetap jaga kesehatan dan stamina,” kata Denny Mulyadi.

Ia juga mengingatkan bahwa dengan kondisi wilayah Kota Bogor yang memiliki tingkat risiko bencana cukup tinggi. Terutama saat cuaca ekstrem, BPBD dituntut tetap sigap menghadapi potensi bencana seperti banjir, longsor, angin puting beliung, hingga pohon tumbang.

Di tengah berbagai keterbatasan, Pemkot Bogor, lanjut Denny Mulyadi, terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk mendukung deteksi dini potensi bencana, sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.

Ke depan, Denny Mulyadi berharap adanya dukungan kebijakan dari pemerintah pusat yang lebih memperhatikan daerah, termasuk penguatan struktur organisasi BPBD dengan skala yang lebih besar serta kepemimpinan pejabat setingkat eselon II yang didukung para kepala bidang.

“Pemkot Bogor akan terus memberikan perhatian dan dukungan kepada BPBD agar mampu memberikan pelayanan kebencanaan yang lebih baik bagi masyarakat Kota Bogor,” tutup Denny Mulyadi. (Mur)

Previous articleMakan Malam Valentine dengan Pemandangan Kota Bandung dari Dago Atas