Tak Sekadar Lapangan Olahraga, Monarch Padel Rezky Aditya Tampil Ikonik dengan Desain Tropis

0
8
Tak Sekadar Lapangan Olahraga, Monarch Padel Rezky Aditya Tampil Ikonik dengan Desain Tropis

KitaBogor – Di tengah meningkatnya tren olahraga padel sebagai bagian dari gaya hidup urban, Monarch Padel hadir membawa pendekatan berbeda. Berlokasi di Bintaro, Tangerang Selatan, lapangan padel milik Rezky Aditya ini tak hanya menawarkan fasilitas olahraga, tetapi juga pengalaman ruang yang dirancang secara matang melalui pendekatan arsitektur tropis kontemporer.

Menggandeng firma arsitektur Delution, Monarch Padel tampil dengan karakter bangunan yang sejuk, terbuka, dan sarat cahaya alami. Sejak pandangan pertama, deretan atap pelana berulang langsung menciptakan ritme visual yang kuat sekaligus membentuk siluet ikonik. Lebih dari sekadar estetika, elemen ini dirancang untuk mengoptimalkan ventilasi silang serta menjaga kenyamanan termal di iklim tropis.

Masuk ke area lapangan, kesan terbuka semakin terasa. Material roster, krawang, dan polikarbonat yang disusun secara miring pada fasad memungkinkan cahaya alami masuk secara lembut, sekaligus menjaga privasi aktivitas di dalam. Perpaduan material tersebut menghadirkan tekstur khas tropis yang selaras dengan fungsi bangunan sebagai ruang olahraga sekaligus ruang komunal.

Monarch Padel berdiri di atas lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi dan menaungi tiga lapangan padel berstandar internasional. Fasilitas pendukung seperti area parkir, toilet, hingga musala dirancang menyatu dengan keseluruhan konsep, menciptakan pengalaman berolahraga yang terasa premium namun tetap membumi.

Lebih dari sekadar tempat bermain, Monarch Padel diposisikan sebagai ruang berkumpul komunitas. Tata ruang yang terbuka, aliran udara yang lancar, serta kehadiran area komunal mendorong interaksi sosial antarpengguna. Di sinilah olahraga, arsitektur, dan gaya hidup modern bertemu dalam satu ekosistem.

Rezky Aditya menyebut Monarch Padel sebagai upaya menghadirkan ekosistem padel yang berkelanjutan. Melalui Monarch Padel Academy, pemain dapat berlatih bersama pelatih tersertifikasi dari Spanyol. Sementara Monarch Padel Court ditujukan bagi pemain level intermediate hingga profesional yang menginginkan kualitas lapangan terbaik.

“Padel bukan sekadar tren, tetapi bagian dari gaya hidup modern yang menekankan kesehatan, koneksi sosial, dan kualitas ruang,” ungkap Rezky.

Ke depan, Delution juga akan mengembangkan Monarch Padel di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, serta Raden Inten, Jakarta Timur. Proyek ini kembali menegaskan bagaimana desain arsitektur yang kontekstual mampu memperkaya pengalaman olahraga dan menghadirkan ruang yang berkarakter di tengah kota. (Asm)

Previous articleTeknologi Da Vinci XI Hadir di Indonesia, Solusi Operasi Kanker Prostat Lebih Presisi
Next articlePabrik PT Phytocemindo Reksa di Gunung Putri Bogor Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban