KitaBogor – Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mendorong dunia pendidikan untuk beradaptasi. Guru tidak hanya dituntut memahami teknologi, tetapi juga perlu memiliki keterampilan untuk mengintegrasikannya ke dalam proses pembelajaran.
Menjawab kebutuhan tersebut, Acer Indonesia kembali menghadirkan Acer Smart School Academy 2026 melalui kolaborasi dengan Intel® Skills for Innovation (SFI). Program ini terbuka secara gratis bagi guru di seluruh Indonesia sebagai wadah untuk meningkatkan kompetensi digital sekaligus mengeksplorasi metode pembelajaran yang lebih inovatif.
Mengusung tema “Dari Kompetensi Digital ke Inovasi Pembelajaran Nyata”, kegiatan ini berlangsung pada 2–6 November 2026, pukul 14.00–16.00 WIB, melalui Zoom Webinar.
Acer menghadirkan dua praktisi di bidang kecerdasan buatan, yakni Nathanael Abelito Leo sebagai Applied AI Expert dan Bryan Austin Lontoh sebagai Applied AI Trainer. Keduanya akan berbagi pengetahuan serta pengalaman praktis mengenai pemanfaatan teknologi dan AI dalam kegiatan belajar mengajar.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian Acer Smart School Awards (ASSA) 2026. Melalui inisiatif tersebut, Acer mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi kebutuhan kompetensi masa depan.
Head of Marketing Acer Indonesia, Fransisca Maya, mengatakan Acer Smart School Academy dirancang dengan pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada praktik, bukan hanya teori.
“Melanjutkan semangat Acer Smart School Award yakni inovasi dan memberikan dampak nyata dalam pendidikan, Acer Smart School Academy menghadirkan pengalaman belajar yang berorientasi pada praktik, bukan sekadar teori. Para guru diajak untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi dalam menjawab tantangan pembelajaran, mengembangkan metode pengajaran yang lebih kreatif, serta menciptakan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa,” ujarnya.
Materi AI hingga computational thinking
Dalam program ini, peserta akan mempelajari berbagai pendekatan dan keterampilan digital, mulai dari design thinking, computational thinking, pemrograman atau coding, analisis data, simulasi, hingga pemanfaatan AI dan machine learning.
Materi tersebut dirancang untuk membantu guru mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran, menyusun gagasan, mengembangkan solusi, serta mengevaluasi penerapan teknologi sesuai kebutuhan di sekolah.
Melalui pendekatan tersebut, guru diharapkan dapat mengembangkan strategi pembelajaran yang tidak hanya memanfaatkan teknologi, tetapi juga mendorong kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah pada siswa.
Kolaborasi dengan Intel® Skills for Innovation turut memperkuat pendekatan pembelajaran berbasis proyek. Guru didorong mengeksplorasi penerapan teknologi dalam kurikulum, merancang aktivitas belajar, serta bertukar pengalaman dengan sesama peserta.
Director of Educational Innovation & Partnership Intel Corporation, Tommy Ferdianto, menegaskan pentingnya mendorong guru agar mampu menerapkan teknologi dan AI secara langsung dalam pembelajaran.
“Melalui Intel® Skills for Innovation (SFI) dan kolaborasi bersama Acer Smart School Academy, proses pembelajaran akan semakin relevan dijalankan dengan pendekatan berbasis proyek yang menyesuaikan kebutuhan siswa. Ini merupakan kesempatan bagi para guru peserta untuk mengeksplorasi ide, mencoba pendekatan baru, serta berbagi pengalaman dalam merancang pembelajaran yang lebih inovatif. Harapan kami, guru akan semakin percaya diri dalam mengintegrasikan teknologi untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih baik di masa depan,” ujarnya.
Pendaftaran melalui Acer Smart School Awards 2026
Guru yang ingin mengikuti Acer Smart School Academy 2026 dapat mendaftarkan diri sebagai peserta Acer Smart School Awards 2026 melalui situs acerid.com/smartschool. Selanjutnya, peserta dapat mengikuti tata cara dan mekanisme partisipasi dalam rangkaian Academy.
Selain program pengembangan kompetensi guru, Acer Smart School Awards 2026 juga memberikan apresiasi kepada institusi pendidikan dan pendidik yang menghadirkan inovasi pembelajaran. Memasuki tahun keenam penyelenggaraan, ASSA semakin memberikan perhatian pada pemanfaatan AI, coding, serta implementasi teknologi yang menunjukkan bukti dan dampak nyata.
Pendaftaran ASSA 2026 masih dibuka hingga 10 November 2026. Sekolah dan guru yang ingin berpartisipasi perlu menyelesaikan seluruh tahapan submission sebelum batas waktu tersebut.
Ajang ini menyediakan total hadiah senilai lebih dari Rp600 juta. Informasi mengenai pendaftaran, ketentuan, dan rangkaian kegiatan dapat diakses melalui situs resmi Acer Smart School. (Hen)


