Tuesday, 29 September 2026
Home Event Muhammad Irfan dan Santhika Devi Terpilih sebagai Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026

Muhammad Irfan dan Santhika Devi Terpilih sebagai Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026

0
9
Muhammad Irfan dan Santhika Devi Terpilih sebagai Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026

KitaBogor – Malam Grand Final Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026 di Casa Grande Ballroom, Merlynn Park Hotel Jakarta, Minggu malam (27/9/2026), menjadi momen penting bagi dua anak muda yang kini mendapat amanah membawa nama pariwisata Indonesia.

Muhammad Irfan Perdana dari Kalimantan Selatan dan Santhika Devi Yogi Pramesti dari Jawa Tengah terpilih sebagai Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026.

Pemilihan tersebut digelar oleh Yayasan EL JOHN Indonesia dan berlangsung bertepatan dengan World Tourism Day atau Hari Pariwisata Dunia. Karena itu, malam puncak tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga menjadi ruang untuk merayakan keberagaman budaya dan potensi pariwisata Indonesia.

Sejak awal, para finalis datang membawa cerita dari daerah masing-masing. Mereka memperkenalkan identitas, budaya, potensi wisata, dan kekayaan daerah yang menjadi bagian dari wajah Indonesia.

Namun, perjalanan menuju gelar Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026 tidak hanya mengandalkan penampilan.

Para finalis juga ditantang menunjukkan kemampuan komunikasi, wawasan, karakter, serta pemahaman terhadap dunia pariwisata.

Persaingan Mengarah ke Lima Besar

Pada babak awal Grand Final, seluruh finalis disaring menjadi 10 besar.

Sepuluh finalis yang berhasil melaju kemudian mendapat kesempatan menyampaikan statement mengenai pariwisata dan budaya. Dalam waktu yang terbatas, mereka dituntut menyampaikan gagasan secara singkat, jelas, dan mudah dipahami.

Setelah sesi tersebut, kompetisi kembali mengerucut menjadi lima besar.

Kelima finalis kemudian menghadapi tahapan Question and Answer (Q&A). Pada sesi ini, mereka mendapat pertanyaan yang menguji wawasan, kemampuan berpikir, ketenangan, serta kemampuan memberikan jawaban secara spontan dan terstruktur dalam waktu 30 detik.

Tahapan tersebut menjadi salah satu momen ketika karakter dan cara berpikir para finalis terlihat lebih jelas.

Meski malam final menjadi penentu hasil akhir, proses penilaian sebenarnya telah berlangsung sejak rangkaian bootcamp dimulai pada 22 September 2026.

Setelah seluruh rangkaian penilaian selesai, dewan juri menetapkan Muhammad Irfan Perdana dan Santhika Devi Yogi Pramesti sebagai Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026.

Bukan Sekadar Mahkota

Ketua Umum Yayasan EL JOHN Indonesia, M. Johnnie Sugiarto, menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang.

Menurut Johnnie, gelar yang diperoleh dalam ajang tersebut harus berjalan bersama wawasan dan kepedulian terhadap kekayaan Indonesia, khususnya budaya dan pariwisata.

Ia berharap para pemegang gelar dapat menjadi bagian dari generasi muda yang tidak hanya mampu tampil di depan publik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap budaya, semangat perdamaian, serta kreativitas untuk memperkenalkan Indonesia.

“Saya berharap putra-putri pariwisata Nusantara 2026 yang terpilih nanti tidak hanya menjadi beauty and role model, tetapi juga menjadi generasi muda Indonesia yang memiliki wawasan, kepedulian terhadap budaya, semangat perdamaian, serta kreativitas untuk membawa pesan positif tentang Indonesia ke tingkat nasional maupun internasional,” ujar Johnnie.

Menurutnya, tanggung jawab tersebut justru dimulai setelah mahkota disematkan dan gelar diumumkan.

Para pemenang diharapkan dapat menjalankan peran sebagai representasi generasi muda Indonesia sekaligus ikut memperkenalkan potensi pariwisata dan budaya Nusantara.

“Harapan saya, jadilah putra-putri pariwisata Nusantara yang tidak hanya memiliki mahkota, tetapi juga memiliki makna,” tegas Johnnie.

Merayakan Pariwisata Lewat Generasi Muda

Momentum Grand Final tahun ini terasa semakin bermakna karena berlangsung bersamaan dengan Hari Pariwisata Dunia.

Peringatan tersebut mengingatkan bahwa pariwisata tidak hanya berbicara mengenai destinasi dan perjalanan. Di dalamnya ada manusia, budaya, kreativitas, lingkungan, hingga potensi ekonomi masyarakat.

Kehadiran Putra Putri Pariwisata Nusantara diharapkan dapat menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk ikut menyuarakan kekayaan tersebut.

Dengan latar belakang daerah yang berbeda. Muhammad Irfan dan Santhika kini membawa tugas baru: memperkenalkan Indonesia melalui sudut pandang generasi muda. Dan menjadikan keberagaman Nusantara sebagai kekuatan dalam mempromosikan pariwisata Indonesia. (Hen)

Previous articleHalal Indo 2026 Tutup Penyelenggaraan, Belanja, Edukasi, dan Gaya Hidup Halal Jadi Daya Tarik
Next articleSarasehan Kesaktian Pancasila di Bogor, Menguji Jarak antara Nilai dan Realitas