Sunday, 13 September 2026
Home Bisnis dan Keuangan Nindya Karya Perkuat Sinergi dan Kemitraan melalui Strategic Partnership Forum 2026

Nindya Karya Perkuat Sinergi dan Kemitraan melalui Strategic Partnership Forum 2026

0
4
Nindya Karya Perkuat Sinergi dan Kemitraan melalui Strategic Partnership Forum 2026

KitaBogor – PT Nindya Karya (Persero) terus memperkuat sinergi dan kemitraan dengan para mitra pemasok melalui Strategic Partnership Forum (SPF) 2026 yang digelar di Gedung Nindya, Jakarta, 9 September 2026.

Kegiatan tahunan tersebut menjadi wadah bagi Nindya Karya bersama para mitra pemasok untuk memperkuat kolaborasi, mengevaluasi pelaksanaan kerja sama, serta menyelaraskan langkah dalam mendukung kebutuhan proyek perusahaan.

Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero), Firmansyah, mengatakan mitra bisnis memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan operasional sekaligus pencapaian kinerja perusahaan.

“Hubungan dengan mitra merupakan bagian penting dalam ekosistem bisnis Nindya Karya. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat, transparan, profesional, dan berorientasi pada kinerja agar setiap proyek dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil terbaik,” ujar Firmansyah.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dihadiri sekitar 60 perwakilan mitra bisnis. Forum menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan kolaborasi antara jajaran manajemen Nindya Karya dengan para mitra.

Pada hari pertama, para mitra mengikuti diskusi interaktif yang diawali dengan pemaparan mengenai perkembangan proyek, pengalaman dan pembelajaran, serta berbagai hal yang perlu menjadi perhatian dalam menghadapi proyek-proyek mendatang.

Materi tersebut disampaikan oleh Project Director Divisi Gedung Nindya Karya, Bayu Apriyadi.

Diskusi kemudian dilanjutkan dengan sesi yang menghadirkan Senior Vice President Divisi Supply Chain Management (SCM), Cut Raisa. Dan Senior Vice President Divisi Keuangan, Arista Febri Eriyawan.

Pembahasan mencakup aspek rantai nilai dan keuangan yang menjadi bagian penting dalam menjaga efektivitas. Serta keberlangsungan hubungan kerja sama antara Nindya Karya dan para mitra bisnis.

Memasuki hari kedua, Nindya Karya memperkenalkan aplikasi SISMAP (Sistem Manajemen QHSE Mitra Kerja Perorangan). Forum juga membahas pentingnya membangun proses kerja sama yang semakin terintegrasi, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan proyek, sekaligus menjaga mutu, tata kelola, serta kesehatan hubungan bisnis.

Materi tersebut disampaikan oleh Project Director Divisi Gedung Bayu Apriyadi, Project Director Divisi Infrastruktur 1 Djirzise Abdul Hakim, dan Senior Vice President Divisi QHSE Dedikasi Firansyah.

Berbeda dari hari pertama, peserta pada hari kedua merupakan para mandor proyek. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Nindya Karya, Sri Haryanto, mengatakan mandor memiliki peran penting sebagai ujung tombak keberhasilan pelaksanaan proyek.

“Menurut kami, mandor atau mitra kerja hadir sebagai mitra strategis. Yang bersama-sama dengan PT Nindya Karya (Persero) dengan tujuan yang sama, yaitu menghasilkan pekerjaan terbaik. Sehingga perlu untuk menjaga komitmen bersama dalam mengoptimalkan waktu, biaya dan produktivitas,” ucap Sri Haryanto.

Selain diskusi, kegiatan hari kedua juga menghadirkan sesi sharing knowledge bertema Quality Excellence. Melalui Manajemen Strategic Partner yang dibawakan oleh Dr. Ir. Bimo Prasetyo.

Melalui Strategic Partnership Forum 2026, Nindya Karya mendorong hubungan kerja sama dengan para mitra. Agar tidak berhenti pada kebutuhan proyek, tetapi berkembang menjadi kemitraan jangka panjang yang memberikan nilai tambah bagi seluruh pihak.

Forum ini sekaligus menegaskan komitmen Nindya Karya untuk membangun ekosistem rantai pasok yang kuat, profesional, dan berkelanjutan.

Strategic Partnership Forum merupakan kegiatan rutin yang menjadi bagian dari komitmen PT Nindya Karya (Persero). Dalam membangun hubungan kemitraan jangka panjang yang dilandasi kepercayaan, profesionalisme, serta semangat untuk tumbuh bersama. (Hen)

Previous articleSatpol PP Kemang Awasi Normalisasi Kali Setu dan Tertibkan PKL di Trotoar
Next articleDari Steak Terjangkau hingga Lapis Legit Premium, Kuliner Aston Serang Punya Dua Cerita