Saturday, 5 September 2026
Home Lokal Mabes Polri Gelar ToT Paham AI bagi Pelajar SMA/SMK di Wilayah Polsek...

Mabes Polri Gelar ToT Paham AI bagi Pelajar SMA/SMK di Wilayah Polsek Cijeruk

0
9
Mabes Polri Gelar ToT Paham AI bagi Pelajar SMA/SMK di Wilayah Polsek Cijeruk

KitaBogor – Mabes Polri melalui Polres Bogor menggelar Program Training of Trainer (ToT) Paham Kecerdasan Artifisial atau Artificial Intelligence (AI) bagi pelajar tingkat SMA dan SMK di wilayah hukum Polsek Cijeruk, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 10.30 WIB tersebut menjadi bagian dari edukasi kepolisian untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan artifisial.

Program ToT Paham AI tersebut juga dilaksanakan sebagai pengganti kegiatan 9.2 pada aplikasi Siap Presisi Mabes Polri.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan di tiga sekolah, yakni SMAN 1 Cigombong di Desa Watesjaya, SMA Al Kahfi di Desa Srogol, serta SMK Triwijaya di Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Di SMAN 1 Cigombong, kegiatan dipandu Iptu Nurjaman bersama Satria dan Riandi. Sementara di SMA Al Kahfi, kegiatan dilaksanakan Ipda Mulya bersama Dewa, Vki dan Andri Tolopan. Adapun di SMK Triwijaya, kegiatan dipandu Ipda Hamzah bersama Fenita dan Januar.

Kapolsek Cijeruk, Kompol Uba Subroto, S.H., M.H., mengatakan jajaran Polsek Cijeruk mendukung pelaksanaan program yang diselenggarakan Mabes Polri melalui Polres Bogor tersebut.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri memberikan edukasi kepada generasi muda agar memiliki pemahaman yang baik terhadap perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan artifisial atau AI. Kami di jajaran Polsek Cijeruk mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan ini di wilayah hukum kami,” ujar Kompol Uba Subroto.

Menurutnya, pemahaman mengenai AI penting bagi pelajar karena teknologi tersebut semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan.

“Kami berharap para pelajar dapat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensinya. Teknologi harus menjadi sarana untuk hal-hal yang positif dan produktif serta digunakan dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMK Triwijaya, Saepudin Suherman, S.Pd., S.H., M.M., menyambut baik pelaksanaan Program ToT Paham AI di lingkungan sekolah.

Ia menilai pengenalan AI relevan dengan kebutuhan peserta didik. Karena teknologi tersebut kini semakin berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, pendidikan, hingga dunia kerja.

“Kami mengapresiasi program yang diselenggarakan Mabes Polri melalui Polres Bogor dan dilaksanakan di wilayah Polsek Cijeruk ini. Kegiatan seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini, karena perkembangan AI sudah menjadi bagian dari kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan dan dunia kerja,” ujar Saepudin.

Menurut Saepudin, literasi AI bagi pelajar tidak sebatas kemampuan menggunakan teknologi. Hal yang juga penting adalah membangun kemampuan berpikir kritis, etika, serta tanggung jawab ketika memanfaatkannya.

“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana siswa memahami bahwa teknologi merupakan alat yang harus digunakan secara bijak. AI dapat membantu proses pembelajaran dan mengembangkan kreativitas, tetapi tetap membutuhkan kemampuan berpikir kritis, etika dan tanggung jawab dari penggunanya,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperluas wawasan siswa mengenai peluang sekaligus tantangan yang muncul seiring perkembangan teknologi.

Bagi siswa SMK, lanjut Saepudin, pemahaman terhadap teknologi juga menjadi salah satu bekal untuk menghadapi dunia kerja.

“Bagi siswa SMK, pemahaman terhadap teknologi menjadi bekal penting untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Kami berharap mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk belajar, berkarya dan mengembangkan kompetensi,” katanya.

Kegiatan Training of Trainer Paham AI berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga berakhir pada pukul 10.30 WIB.

Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara Mabes Polri, Polres Bogor, Polsek Cijeruk, dan satuan pendidikan. Diharapkan dapat memperkuat literasi teknologi di kalangan generasi muda.

Di tengah perkembangan AI yang semakin cepat, pelajar diharapkan tidak hanya mampu beradaptasi dengan teknologi. Tetapi juga memiliki sikap kritis, kreatif, etis, dan bertanggung jawab dalam penggunaannya. (Ckr03/red)

Previous articleKamis Pagi Berjiwa Pramuka, SMP dan SMK Triwijaya Tanamkan Karakter Disiplin dan Ketauhidan
Next articleSawala Dasa Wacana #16 Bahas Polemik Lekra dan Manifes Kebudayaan, Masih Relevan Hari Ini