KitaBogor – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan UNIQLO melalui penyaluran bantuan senilai total Rp750 juta untuk warga yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan UNIQLO terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat sekaligus menjalani proses pemulihan pascabencana.
Untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, UNIQLO menyalurkan bantuan tahap awal senilai Rp500 juta. Bantuan mulai didistribusikan pada 22 Agustus 2026 ke sejumlah wilayah terdampak guna memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat selama masa tanggap darurat.
Dukungan tersebut disalurkan melalui beberapa bentuk. Sebanyak Rp100 juta diberikan dalam bentuk bantuan barang (in-kind) melalui Palang Merah Indonesia (PMI), berupa makanan, minuman dan lampu tenaga surya.
UNIQLO juga menyalurkan donasi tunai Rp200 juta melalui Kitabisa untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang selama masa tanggap darurat dan pemulihan.
Selain itu, sebanyak 2.000 potong pakaian UNIQLO senilai Rp200 juta turut disalurkan bagi masyarakat terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sandang sekaligus memberikan kenyamanan bagi warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari selama masa pemulihan.
Dukungan serupa juga diberikan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok, NTB, dengan nilai bantuan mencapai Rp250 juta.
Seluruh bantuan untuk wilayah tersebut disalurkan melalui PMI. Rinciannya berupa bantuan kebutuhan darurat senilai Rp100 juta, yang terdiri atas tenda, selimut, terpal, perlengkapan sanitasi dan kebutuhan dasar lainnya.
Selain bantuan darurat, UNIQLO juga memberikan 1.200 potong pakaian senilai Rp150 juta bagi masyarakat terdampak kebakaran.
Corporate Affairs Director PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO), Irma Yunita, menyampaikan rasa duka atas bencana yang menimpa masyarakat di Flores dan Lombok.
“Kami turut berduka atas dampak yang ditimbulkan oleh berbagai bencana yang terjadi di Indonesia, termasuk gempa bumi di Flores, NTT dan kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak serta mendukung proses pemulihan yang berlangsung,” ujar Irma.
Menurutnya, UNIQLO bersama mitra di lapangan akan terus melakukan koordinasi agar dukungan yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, UNIQLO bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Kitabisa. Kedua mitra tersebut memiliki pengalaman serta akses langsung untuk membantu penyaluran dukungan ke wilayah terdampak.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memastikan bantuan diterima masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran dan tetap relevan dengan kondisi di lapangan.
Penyaluran bantuan senilai Rp750 juta ini menjadi bagian dari komitmen UNIQLO untuk hadir bersama masyarakat dalam menghadapi situasi sulit.
Inisiatif tersebut juga sejalan dengan filosofi “THE POWER OF CLOTHING”. Yang menempatkan pakaian tidak hanya sebagai kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sebagai sarana untuk memberikan manfaat dan mendukung kualitas hidup masyarakat.
Melalui bantuan tersebut, UNIQLO berharap dapat turut meringankan kebutuhan warga terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana yang dilakukan secara bertahap. (Hen)


