Home Event Gebyar Suara Nusantara Jadi Ruang Perempuan Berkarya dan Mengenalkan Kembali Budaya Indonesia

Gebyar Suara Nusantara Jadi Ruang Perempuan Berkarya dan Mengenalkan Kembali Budaya Indonesia

0
7
Gebyar Suara Nusantara Jadi Ruang Perempuan Berkarya dan Mengenalkan Kembali Budaya Indonesia

KitaBogor – Semangat kemerdekaan dan kecintaan terhadap budaya Indonesia berpadu dalam gelaran Gebyar Suara Nusantara yang diselenggarakan Gerakan Srikandi Indonesia (GERSI) di Foodnation, Bekasi Cyber Park (BCP), lantai 2, Bekasi, Minggu (9/8/2026).

Mengusung tema “Semarak Merdeka, Sejuta Karya untuk Indonesia”, kegiatan tersebut menghadirkan puluhan peserta yang tampil membawakan lagu-lagu nasional dengan karakter dan gaya masing-masing.

Tidak hanya suara, penampilan para peserta juga semakin menarik dengan balutan busana daerah yang merepresentasikan keberagaman budaya Indonesia.

Gebyar Suara Nusantara pun tidak sekadar menjadi kompetisi bernyanyi. Kegiatan ini menjadi ruang bagi perempuan Indonesia untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mengajak masyarakat kembali mengenal kekayaan budaya Nusantara.

Ketua Umum DPP Gerakan Srikandi Indonesia, Sunifiya, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya GERSI memberikan ruang kepada perempuan Indonesia untuk terus berkarya, khususnya melalui seni.

“Hari ini GERSI mengadakan Gebyar Suara Nusantara, Semarak Merdeka, Sejuta Karya untuk Indonesia. Tujuannya agar perempuan-perempuan Indonesia bisa berkarya dari seni,” ujar Sunifiya.

Menghidupkan Kembali Kekayaan Budaya Nusantara

Menurut Sunifiya, keberagaman budaya Indonesia menjadi salah satu hal yang ingin kembali diperkenalkan melalui kegiatan tersebut.

Indonesia memiliki kekayaan adat, tradisi, busana, makanan khas, hingga lagu daerah yang menjadi bagian penting dari identitas bangsa.

“Indonesia ini kaya dengan budaya, dengan adat dan istiadat serta kebudayaan, baik dari busananya, ciri khas makanannya, ataupun lagunya. Apa pun itu,” tuturnya.

Karena itu, GERSI ingin kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak masyarakat mengenal kembali berbagai kekayaan budaya yang mungkin semakin jarang ditemui dalam keseharian.

“GERSI ingin menampilkan bagaimana kita mulai kembali mengetahui dan mengingat kembali kebudayaan Indonesia,” lanjut Sunifiya.

Penggunaan busana daerah dalam penampilan peserta menjadi salah satu cara sederhana untuk menghadirkan keberagaman tersebut di atas panggung.

Setiap peserta membawa karakter masing-masing, sekaligus memperlihatkan bahwa budaya Indonesia dapat terus hidup ketika dikenalkan dan diwujudkan melalui karya.

Perempuan Tetap Punya Ruang untuk Berkarya

Gebyar Suara Nusantara juga menjadi gambaran bahwa perempuan memiliki ruang yang luas untuk terus berkarya, termasuk dalam bidang seni.

Sunifiya menyebut para perempuan yang tergabung dalam GERSI tetap memiliki semangat untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitasnya.

“Di sini menampilkan bahwa bunda-bunda, para bunda-bunda GERSI, mereka masih mampu untuk berkarya di bidang seni, dengan mungkin tarik suara seperti yang kami lakukan ini,” ungkapnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu kekuatan kegiatan. Perempuan tidak hanya menjadi penonton dalam perayaan kemerdekaan, tetapi juga dapat mengambil bagian secara aktif melalui karya dan kreativitas.

Puluhan Peserta Tampilkan Lagu Nasional

Puluhan peserta mengikuti kompetisi dengan membawakan berbagai lagu nasional.

Masing-masing peserta tampil dengan karakter dan gaya tersendiri. Kehadiran busana daerah semakin memperkuat suasana kebangsaan sekaligus memberikan warna pada setiap penampilan.

Setelah melalui proses penilaian, Yuhana Dewi berhasil meraih Juara 1 dengan perolehan 507 poin.

Posisi Juara 2 diraih Endang W dengan 487 poin, sedangkan Tammy menempati Juara 3 dengan 477 poin.

Berikut daftar lengkap pemenang Gebyar Suara Nusantara:

  • Juara 1: Yuhana Dewi – 507 poin
  • Juara 2: Endang W – 487 poin
  • Juara 3: Tammy – 477 poin
  • Harapan 1: Dr. Renova – 469 poin
  • Harapan 2: Andre Iskandar – 463 poin
  • Harapan 3: Yuni – 460 poin
  • Juara Favorit: Siti Awang S

Merayakan Kemerdekaan Lewat Karya

Gebyar Suara Nusantara memperlihatkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan berbagai cara.

Seni menjadi salah satu medium yang mampu mempertemukan semangat kebangsaan dengan keberagaman budaya. Melalui lagu yang dinyanyikan dan busana daerah yang dikenakan, para peserta ikut menghadirkan kembali wajah Indonesia yang kaya dan beragam.

Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan sekaligus memberikan kesempatan bagi perempuan untuk menunjukkan potensi mereka.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa kekayaan budaya Indonesia tidak cukup hanya dikenang. Budaya perlu terus diperkenalkan, ditampilkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya melalui berbagai bentuk karya.

Dari suara yang dilantunkan, busana yang dikenakan, hingga keberanian untuk tampil di atas panggung, Gebyar Suara Nusantara membawa pesan sederhana bahwa merawat Indonesia dapat dimulai dari mencintai budaya dan terus berkarya untuk negeri. (Mur)

Previous article60 Calon Paskibraka Kabupaten Bogor Jalani Latihan Intensif Jelang HUT ke-81 RI
Next articlePemerintah Perkuat Pencegahan Stunting melalui Pemberdayaan Ekonomi Keluarga