Home Bisnis dan Keuangan Pasar Merdeka Bogor Segera Beroperasi, Tampung 450 Pedagang

Pasar Merdeka Bogor Segera Beroperasi, Tampung 450 Pedagang

0
3
Pasar Merdeka Bogor Segera Beroperasi, Tampung 450 Pedagang

KitaBogor Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung progres pembangunan Pasar Merdeka yang mengusung konsep pasar bersih di Kota Bogor, Kamis (6/8/2026). Hingga awal Agustus, pembangunan pasar tersebut telah mencapai sekitar 90 persen.

Dedie Rachim mengatakan pembangunan Pasar Merdeka merupakan bagian dari program penataan pasar rakyat di Kota Bogor setelah sebelumnya dilakukan pembangunan Pasar Jambu Dua dan Pasar Gembrong Sukasari.

Menurutnya, keberadaan pasar rakyat kini tidak hanya berfungsi sebagai pusat perdagangan kebutuhan pokok, tetapi juga berkembang menjadi ruang ekonomi yang lebih modern dengan menghadirkan sentra kuliner seperti yang telah diterapkan di Pasar Jambu Dua.

Dukung Penataan Kawasan Kota

Penataan Pasar Merdeka juga menjadi bagian dari revitalisasi kawasan Bogor Tengah dan Bogor Barat yang mencakup Jalan Semeru, Simpang Mawar, Jalan M.A. Salmun, Jalan Merdeka, hingga Jalan Perintis Kemerdekaan.

Dedie menyampaikan dalam waktu dekat para pedagang yang selama ini menempati lokasi penampungan sementara. Termasuk pedagang kaki lima, akan mulai dipindahkan ke bangunan baru.

Pasar Merdeka nantinya mampu menampung sekitar 450 pedagang dengan konsep zonasi tematik. Yang memadukan pasar basah, pedagang buah, sayur, daging, ikan, sembako, hingga pedagang onderdil dan barang loak.

Setelah proses relokasi selesai, Pemerintah Kota Bogor akan melanjutkan revitalisasi kawasan Jalan Merdeka yang selama ini menjadi lokasi pedagang loak. Serta melakukan penataan pedestrian di Jalan Manunggal dan Jalan M.A. Salmun.

Selain itu, Pemkot Bogor juga tengah mengkaji perubahan arus lalu lintas di kawasan tersebut agar akses dari RSUD menuju Jembatan Merah dapat lebih lancar dan sekaligus menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di kawasan Jalan Semeru.

Siap Diisi Awal September

Project Manager PT Firnie Alataz Malanihat, Martin Rustandi, menjelaskan Pasar Merdeka terdiri atas lantai dasar, lantai satu, lantai dua, hingga area rooftop.

Ia menargetkan pada awal September 2026 para pedagang sudah dapat mulai menempati kios-kios yang tersedia. Setelah seluruh pedagang berpindah, pekerjaan penataan area luar bangunan akan dilanjutkan.

Martin menambahkan lantai dua akan difungsikan sebagai pusat kuliner, sedangkan area rooftop akan dilengkapi kafe dan ruang pertemuan. Ia berharap konsep pasar bersih yang diterapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mendorong peningkatan penjualan para pedagang. (Mur)

Previous articleRibuan Pengunjung Padati Booth DFSK di GIIAS 2026, E5 Plus Tunjukkan Transformasi ke Segmen SUV Premium
Next articleTalkshow DFSK dan EVSafe Indonesia Kupas Teknologi Plug-in Hybrid yang Aman