KitaBogor – Menjalani peran sebagai ayah sekaligus ibu bukanlah hal mudah bagi Tri Rama Dandi (27). Sejak berpisah dengan istrinya, warga Kota Kolaka, Sulawesi Tenggara, itu menjadi satu-satunya orang yang merawat putranya yang kini berusia 19 bulan.
Di tengah tanggung jawab tersebut, Rama membutuhkan pekerjaan yang tidak hanya menghasilkan pendapatan, tetapi juga memberikan keleluasaan untuk selalu mendampingi buah hatinya. Pilihan itu akhirnya ia temukan dengan menjadi mitra pengemudi Maxim.
Menurut Rama, pekerjaan dengan jam kerja tetap tidak memungkinkan baginya untuk menjalankan peran sebagai orang tua tunggal. Ia harus selalu siap pulang ketika anaknya membutuhkan perhatian, mulai dari memberi makan hingga merawat saat sakit.
“Kalau saya kerja biasa, kan tidak bisa bawa anak. Jadi pasti anak saya ditinggal lama, enggak ada yang jagain. Makanya saya pilih narik Maxim,” ujar Rama.
Beralih dari Berjualan ke Mitra Pengemudi
Sebelum bergabung dengan Maxim, Rama sempat berjualan ayam geprek. Saat itu, putranya selalu ikut menemaninya berjualan hingga larut malam. Kondisi tersebut membuatnya merasa kasihan melihat anaknya harus tetap terjaga sampai dini hari.
“Waktu jualan ayam geprek, kadang habisnya cepat tapi juga kadang lama. Kadang jam 1 malam baru habis jadi pulangnya terlalu malam. Saya kasihan lihat anak saya yang kecapekan ikut saya jualan sampai malam, makanya saya pilih narik Maxim,” katanya.
Kini, sebagai mitra pengemudi Maxim, Rama memiliki keleluasaan menentukan sendiri waktu bekerja. Ia memilih menerima pesanan saat anaknya masih tidur di pagi hari atau ketika tidur siang. Pada malam hari, Rama lebih banyak berada di rumah agar dapat mendampingi putranya.
Untuk menjaga waktu bersama anak, Rama juga membatasi jarak perjalanan sekitar empat kilometer dan lebih sering menerima layanan pengantaran makanan dibandingkan mengantar penumpang.
Dukungan dari Maxim
Melihat kondisi yang dihadapi Rama, Maxim Indonesia memberikan bantuan berupa voucher belanja yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk susu dan perlengkapan bayi.
Selain itu, Rama juga memperoleh keringanan komisi menjadi hanya satu persen untuk setiap order yang diselesaikannya. Maxim turut memberikan akses perlindungan kepada seluruh mitra melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan serta dana santunan dari YPSSI apabila mengalami risiko kecelakaan saat menjalankan order.
Bagi Rama, pekerjaan sebagai mitra pengemudi bukan sekadar sumber penghasilan. Fleksibilitas waktu yang dimiliki membuatnya tetap dapat menyaksikan tumbuh kembang sang anak tanpa harus meninggalkan tanggung jawab sebagai pencari nafkah.
Ia berharap dapat terus menjalani pekerjaan ini hingga putranya cukup besar untuk dititipkan di tempat penitipan anak. Selama itu pula, pekerjaan sebagai mitra pengemudi menjadi solusi yang membantunya menjalankan dua peran penting sekaligus, yaitu sebagai ayah dan tulang punggung keluarga. (Hen)


