Home Lokal Viral Keributan di Tipzy Bears, Pemkot Bogor Perketat Pengawasan THM dan Siapkan...

Viral Keributan di Tipzy Bears, Pemkot Bogor Perketat Pengawasan THM dan Siapkan Sanksi Tegas

0
11
Keributan Tipzy Bears

KitaBogor Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bergerak cepat merespons viralnya video keributan antar pengunjung di tempat hiburan malam (THM) Tipzy Bears yang berlokasi di Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah. Insiden tersebut membuat Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menginstruksikan pengawasan seluruh tempat hiburan malam diperketat.

Pengawasan akan dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan melibatkan unsur TNI dan Polri guna menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari.

“Saya minta segera dilakukan monitoring, evaluasi, dan diberikan teguran keras kepada pengelola agar insiden seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Dedie A. Rachim di Balai Kota Bogor, Selasa (7/7/2026).

Menurut Dedie, berdasarkan informasi yang diterima pemerintah daerah, sebagian pihak yang terlibat dalam keributan diduga bukan berasal dari Kota Bogor. Karena itu, pengawasan harus dilakukan secara terpadu untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di kawasan hiburan malam.

Selain memperkuat pengawasan, Pemkot Bogor juga menegaskan akan memberikan sanksi tegas apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan perizinan maupun operasional tempat hiburan.

“Regulasi mengenai perizinan sudah jelas. Yang diperlukan adalah konsistensi dalam penegakannya. Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai aturan,” kata Dedie.

Untuk mengoptimalkan pengawasan, Satpol PP akan menerapkan sistem kerja tiga shift. Sehingga pemantauan dapat berlangsung selama 24 jam, terutama pada jam-jam rawan menjelang dini hari.

Sementara itu, DPRD Kota Bogor juga akan melakukan evaluasi terhadap operasional Tipzy Bears. Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Said Mohammad Mohan, mengatakan. Pihaknya akan memanggil sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membahas persoalan tersebut.

“Kami akan memanggil OPD terkait untuk membahas persoalan ini secara menyeluruh dan menentukan tindak lanjut yang diperlukan,” ujarnya.

Keributan yang terjadi pada Jumat (3/7/2026) malam itu menjadi perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial. Insiden tersebut memicu berbagai reaksi masyarakat yang meminta pemerintah mengambil langkah lebih tegas terhadap tempat hiburan malam yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Sejumlah informasi yang beredar juga menyebutkan konsumsi minuman beralkohol diduga menjadi salah satu pemicu konflik. Dugaan tersebut kini menjadi bagian dari evaluasi yang dilakukan pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. (Momo)

Previous articleBusiness Traveler Wajib Tahu! Hotel Kimaya Slipi Jakarta Dekat Pusat Bisnis dan Venue Event
Next articlePengelola Teras Nona Manis Klarifikasi Video Viral, Tegaskan Keributan Terjadi di Luar Area Usaha