Home Lokal AHY Ajak Wali Kota Se-Indonesia Muliakan Sungai, Kota Bogor Siap Dukung Gerakan...

AHY Ajak Wali Kota Se-Indonesia Muliakan Sungai, Kota Bogor Siap Dukung Gerakan Nasional

0
11
AHY Ajak Wali Kota Se-Indonesia Muliakan Sungai, Kota Bogor Siap Dukung Gerakan Nasional

KitaBogor Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengajak seluruh wali kota di Indonesia untuk memperkuat kepedulian terhadap kelestarian sungai melalui Kampanye Gerakan Nasional Ayo Muliakan Sungai. Ajakan tersebut disampaikan saat menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 di Medan, Sumatera Utara.

Menurut AHY, sungai memiliki peran strategis dalam mendukung kehidupan masyarakat sehingga perlu dijaga melalui gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, komunitas lingkungan, dunia pendidikan, hingga generasi muda. Gerakan ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai sekaligus melestarikan ekosistem perairan.

Ajakan tersebut mendapat respons positif dari Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Ia menegaskan bahwa Kota Bogor memiliki hubungan erat dengan keberadaan sungai, khususnya Sungai Ciliwung dan Sungai Cisadane yang menjadi sumber air baku bagi masyarakat.

“Sungai Ciliwung dan Cisadane merupakan sumber kehidupan masyarakat. Menjaga sungai sama artinya dengan menjaga masa depan Kota Bogor,” ujar Dedie.

Menurutnya, upaya menjaga sungai tidak cukup hanya melalui pembangunan infrastruktur. Edukasi kepada masyarakat juga harus terus dilakukan agar tumbuh kesadaran. Untuk tidak membuang sampah ke sungai, menjaga kawasan resapan air, serta merawat ekosistem di sepanjang bantaran sungai.

Dedie menegaskan Pemerintah Kota Bogor siap mendukung Gerakan Nasional Ayo Muliakan Sungai melalui berbagai program pelestarian lingkungan. Yang telah berjalan maupun yang akan dikembangkan bersama pemerintah pusat dan para pemangku kepentingan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Rudy Mashudi, menjelaskan. Bahwa secara bioregional Kota Bogor berada di wilayah tengah Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung dan Cisadane. Karena itu, penataan sempadan sungai serta pengendalian pencemaran menjadi prioritas.

Ia mengungkapkan bahwa sumber pencemaran terbesar masih berasal dari limbah rumah tangga yang dibuang langsung ke badan sungai. Selain itu, pengelolaan sungai juga melibatkan berbagai kewenangan, mulai dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga Pemerintah Kota Bogor sesuai dengan klasifikasi sungainya. (Mur)

Previous articleAncaman Siber Meningkat, Riset bolttech Sebut Indonesia Paling Rentan Alami Kerugian Finansial di Asia Pasifik
Next articleWakil Wali Kota Bogor Suntik Semangat 56 Calon Paskibraka Kota Bogor