Home Lokal Penataan Kawasan Empang Bogor Kembali Dibuka, Pemkot Siapkan Langkah Baru

Penataan Kawasan Empang Bogor Kembali Dibuka, Pemkot Siapkan Langkah Baru

0
13
Penataan Kawasan Empang Bogor Kembali Dibuka, Pemkot Siapkan Langkah Baru

KitaBogor Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membuka peluang baru untuk melanjutkan penataan kawasan Empang setelah terbitnya penetapan resmi nazir Masjid Agung At-Thohiriyah oleh Kantor Kementerian Agama Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa penetapan tersebut menjadi momentum penting untuk melanjutkan rencana penataan kawasan Alun-Alun Empang yang selama ini tertunda akibat berbagai kendala.

Dedie berharap seluruh pihak yang berkepentingan, termasuk warga sekitar dan para pemangku kepentingan lainnya, dapat kembali duduk bersama. Guna menyusun konsep penataan kawasan yang mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat tanpa menghilangkan nilai sejarah yang melekat pada kawasan tersebut.

“Kami berharap semua pihak bisa kembali berdiskusi untuk merancang kawasan Empang yang lebih tertata, nyaman, dan representatif. Namun tetap menjaga identitas sejarah yang dimilikinya,” ujar Dedie Rachim, Kamis (25/6/2026).

Kawasan Empang sendiri memiliki nilai historis yang kuat dalam perjalanan Kota Bogor. Pada abad ke-18, kawasan yang dikenal sebagai Kampung Sukahati itu pernah menjadi pusat pemerintahan Bupati Kampung Baru, Demang Wiranata. Sekitar tahun 1754 hingga 1761 pada masa kolonial Belanda.

Sejarah kawasan tersebut berlanjut pada tahun 1838 ketika pemerintah kolonial menerapkan kebijakan Wijkenstelsel. Yang menetapkan Empang sebagai kawasan permukiman masyarakat Arab. Jejak sejarah itu masih dapat ditemukan hingga kini dan menjadi bagian penting dari warisan budaya Kota Bogor.

Menurut Dedie, berbagai upaya penataan yang pernah direncanakan sebelumnya belum dapat terealisasi karena sejumlah persoalan yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Namun, dengan adanya kepastian terkait pengelolaan kawasan melalui penetapan nazir Masjid Agung At-Thohiriyah, peluang untuk mewujudkan penataan kawasan kini kembali terbuka.

“Insyaallah, kali ini kesempatan itu datang,” kata Dedie.

Ke depan, Pemkot Bogor menargetkan kawasan Empang dapat berkembang menjadi ruang publik yang lebih tertata, nyaman bagi masyarakat, sekaligus tetap mempertahankan karakter sejarah dan budaya yang telah melekat selama ratusan tahun. (Mur)

Previous articleMenginap di Oakwood Yogyakarta Dapat Tiket Taman Pintar, Cocok untuk Liburan Anak
Next articleLangkah Baru Kebangkitan Persikabo Dimulai, Pemkab Bogor Gandeng Suporter