Home Lokal Bogor Senior Festival 2026 Jadi Ruang Produktif Lansia, Sekda Kota Bogor: Lansia...

Bogor Senior Festival 2026 Jadi Ruang Produktif Lansia, Sekda Kota Bogor: Lansia Itu Peran, Bukan Beban

0
6
Bogor Senior Festival 2026 Jadi Ruang Produktif Lansia, Sekda Kota Bogor: Lansia Itu Peran, Bukan Beban

KitaBogor Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kota Bogor menggelar Bogor Senior Festival (BSF) 2026 dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 tingkat Kota Bogor. Kegiatan yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Kota Hujan ini berlangsung selama dua hari, 17–18 Juni 2026, di halaman Gedung Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat.

Acara secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, yang menegaskan pentingnya peran lansia sebagai bagian dari pembangunan daerah dan kehidupan sosial masyarakat.

Mengusung tema “Lansia Itu Peran, Bukan Beban”, festival ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa para lansia tetap mampu berkarya, berkontribusi, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Lansia bukanlah beban pembangunan, melainkan aset berharga yang memiliki pengalaman, kearifan, dan keteladanan bagi generasi penerus. Mari bersama-sama mewujudkan Kota Bogor yang ramah lansia. Agar para orang tua kita dapat hidup sehat, bahagia, mandiri, dan bermartabat,” ujar Denny Mulyadi saat membuka kegiatan, Rabu (17/6/2026).

Bogor Senior Festival 2026 menghadirkan beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat lintas generasi. Mulai dari bazar produk UMKM, bazar pangan murah, layanan kesehatan, layanan mobile Dinas Sosial, cukur rambut gratis, fashion show lansia, hingga workshop mengenai regulasi dan pemberdayaan lanjut usia.

Menurut Denny, keberadaan komunitas lansia perlu terus diperkuat agar menjadi wadah yang mampu meningkatkan kualitas hidup para anggotanya. Karena itu, ia mendorong seluruh aparat wilayah di enam kecamatan. Untuk mendukung pembentukan dan penguatan komunitas lansia di bawah naungan LLI Kota Bogor.

Selain itu, seluruh perangkat daerah juga diharapkan dapat terus bersinergi menghadirkan program-program yang berpihak pada kesejahteraan lansia. Sehingga mereka tetap dapat menjalani kehidupan yang aktif, sehat, dan produktif.

“Pemkot Bogor akan terus memberikan dukungan dan dorongan agar para lansia tetap aktif, produktif, dan berkontribusi. Di lingkungan masing-masing sebagai teladan dan inspirasi bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua LLI Kota Bogor, Aisyah Wan Grainie, menyampaikan bahwa Bogor Senior Festival bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Festival ini menjadi ruang bagi para lansia untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan kontribusi mereka dalam berbagai bidang kehidupan.

Menurutnya, berbagai keterbatasan yang dimiliki para lansia tidak menjadi penghalang untuk terus berkarya dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Lansia itu peran, bukan beban. Kehadiran kami memberikan nilai tambah. Berbagai keterbatasan yang ada justru mendorong kami untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi. Kami adalah aset bangsa dan aset Kota Bogor,” ujar Aisyah.

Melalui penyelenggaraan perdana Bogor Senior Festival 2026, diharapkan semakin tumbuh kesadaran masyarakat bahwa lansia bukan hanya kelompok yang perlu mendapatkan perhatian, tetapi juga memiliki potensi besar untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya di Kota Bogor. (Mur)

Previous articleRibuan Jamaah Padati Masjid Agung Bogor, Semangat Hijrah Jadi Pesan Utama Tahun Baru Islam
Next articlePemprov Jabar Bergerak Cepat, Perbaikan Tebing Longsor Kebon Pedes Segera Dikebut