Home Lokal Gedung Cagar Budaya Denkesyah Bogor Mulai Direstorasi, Ditargetkan Rampung dalam Lima Bulan

Gedung Cagar Budaya Denkesyah Bogor Mulai Direstorasi, Ditargetkan Rampung dalam Lima Bulan

0
3
Gedung Cagar Budaya Denkesyah Bogor Mulai Direstorasi, Ditargetkan Rampung dalam Lima Bulan

KitaBogor Gedung Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, resmi memasuki tahap restorasi. Bangunan bersejarah yang telah berdiri sejak tahun 1820 tersebut akan dipugar setelah mengalami kebakaran pada 7 April 2023.

Restorasi diawali dengan kegiatan peletakan batu pertama atau groundbreaking yang dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Komandan Korem 061/Surya Kancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, dan Komandan Denkesyah 03.04.01 Bogor, Letkol Ckm Hadi Zulkarnain, Kamis (11/6/2026).

Sebagai salah satu bangunan cagar budaya di Kota Bogor, Gedung Denkesyah memiliki nilai sejarah yang tinggi. Selain berfungsi sebagai pusat pelayanan dan pembinaan kesehatan bagi satuan TNI Angkatan Darat, gedung ini juga memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat umum.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa proses menuju restorasi bangunan tersebut telah melalui tahapan yang cukup panjang, mulai dari perencanaan hingga finalisasi teknis pelaksanaan.

“Setelah semua proses selesai, hari ini kita mulai groundbreaking. Mudah-mudahan dalam lima bulan ke depan gedung ini sudah dapat kembali digunakan sebagai pusat operasional Denkesyah wilayah Bogor,” ujar Dedie Rachim.

Pemerintah Kota Bogor mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,7 miliar untuk mendukung restorasi melalui skema hibah barang yang disalurkan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bogor.

Karena berstatus sebagai bangunan cagar budaya, proses restorasi dilakukan dengan mengacu pada ketentuan pelestarian yang berlaku. Pemerintah Kota Bogor juga telah berkoordinasi dan berdiskusi dengan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Bogor guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan sesuai dengan standar konservasi bangunan bersejarah.

Dedie Rachim menegaskan bahwa struktur utama dan fasad bangunan akan tetap dipertahankan demi menjaga nilai historis dan keaslian arsitektur gedung.

“Struktur utama maupun fasad bangunan masih dipertahankan. Material lain dapat disesuaikan, tetapi bentuk asli bangunan tidak boleh diubah,” jelasnya.

Sementara itu, Komandan Denkesyah 03.04.01 Bogor, Letkol Ckm Hadi Zulkarnain, menyampaikan bahwa rencana restorasi telah dipersiapkan sejak tahun lalu.

Menurutnya, Gedung Denkesyah Bogor memiliki peran penting. Tidak hanya sebagai pusat pelayanan kesehatan bagi prajurit TNI dan aparatur sipil negara di lingkungan TNI. Tetapi juga sebagai bagian dari sejarah panjang pengabdian TNI di Kota Bogor.

“Gedung Denkesyah Bogor bukan hanya sarana dukungan dan pelayanan kesehatan bagi TNI, PNS TNI, maupun masyarakat. Tetapi juga menjadi saksi sejarah pengabdian TNI di Kota Bogor,” ujar Hadi Zulkarnain.

Ia berharap proses restorasi dapat berjalan lancar, aman, dan selesai tepat waktu. Sehingga gedung tersebut dapat diresmikan kembali pada November 2026. Dan segera digunakan untuk mendukung pelayanan kesehatan.

Hadi Zulkarnain juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses restorasi. Termasuk Pemerintah Kota Bogor, Kesbangpol, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang turut berkontribusi hingga proyek ini dapat dimulai. (Mur)

Previous articleWMOTO Flygon 250, Motor Retro Petualang yang Mencuri Perhatian Lady Riders Bogor
Next articleBunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan Diperkuat Lewat Roadshow Pendidikan Anak Usia Dini