Dongdang, Aki Lengser, dan Busana Sunda Warnai HJB ke-544 di Cijeruk

0
5
Dongdang, Aki Lengser, dan Busana Sunda Warnai HJB ke-544 di Cijeruk

KitaBogor Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Bogor dan seluruh masyarakat untuk memperkuat rasa bangga, kebersamaan, serta sinergi dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang istimewa dan gemilang. Semangat tersebut sejalan dengan tema HJB ke-544 tahun 2026, “Bergerak Serempak, Nyata Berdampak.”

Tepat pada hari jadi Kabupaten Bogor, Rabu (3/6/2026), Kecamatan Cijeruk menggelar upacara peringatan HJB ke-544 yang diawali dengan kegiatan pawai Dongdang yang diikuti oleh sembilan desa serta unsur KUA dan MUI Kecamatan Cijeruk.

Pawai berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kreativitas dari masing-masing peserta. Mulai dari busana adat Sunda, riasan unik yang mengangkat fenomena sosial yang tengah viral di media sosial. Hingga penampilan peserta yang berperan sebagai tokoh masyarakat, perangkat pemerintah, dan figur tradisional seperti Aki Lengser. Berbagai atribut tersebut mengiringi Dongdang yang telah dipersiapkan secara kreatif dan menarik oleh setiap peserta.

Suasana semakin semarak dengan iringan musik drum band dari SDN Cipelang 1. Rombongan pawai berjalan tertib menyusuri Jalan Raya R.E. Soemanta Diredja sejauh kurang lebih dua kilometer menuju Kantor Kecamatan Cijeruk. Kehadiran pawai tersebut juga menarik perhatian masyarakat yang memadati sepanjang rute untuk menyaksikan kemeriahan acara.

Kepala Seksi Pendidikan dan Kesehatan Kecamatan Cijeruk, Lisnawati, mengatakan. Bahwa pawai Dongdang merupakan salah satu upaya pelestarian budaya Sunda yang terus dijaga dan dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

“Kegiatan pawai mengarak Dongdang ini merupakan upaya melestarikan warisan budaya Sunda yang setiap tahun selalu kami hadirkan. Dengan melibatkan partisipasi seluruh desa serta lembaga pemerintah di tingkat Kecamatan Cijeruk,” ujarnya.

Dongdang sendiri merupakan sarana tradisional yang digunakan untuk membawa makanan atau hantaran pada acara hajatan maupun peristiwa istimewa lainnya. Umumnya, Dongdang dibuat menyerupai miniatur bangunan atau kendaraan yang dihiasi berbagai hasil bumi, tumpeng, buah-buahan, makanan tradisional, jajanan pasar, serta aneka makanan lainnya. Yang ditata semenarik mungkin sebelum diarak dalam sebuah pawai budaya.

Selain pawai Dongdang, Kecamatan Cijeruk juga telah menyiapkan rangkaian kegiatan Semarak HJB ke-544 yang berlangsung sepanjang Mei hingga Juni 2026. Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan di antaranya pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), gerakan bersih lingkungan, serta distribusi Kartu Identitas Anak (KIA).

Memasuki bulan Juni, agenda HJB dilanjutkan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat, seperti lomba memasak, kaulinan urang lembur, senam bersama “Bogor Istimewa” yang akan digelar pada Jumat (5/6/2026), serta kegiatan penanaman pohon.

Puncak kemeriahan akan berlanjut melalui gelaran Cijeruk Expo 2026 pada Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pelayanan publik dan kegiatan sosial. Mulai dari Gerakan Pangan Murah, bazar kuliner jajanan pasar, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, nikah massal gratis, pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pelayanan Nomor Induk Berusaha (NIB), pentas seni, lomba mewarnai tingkat PAUD, lomba merias wajah PKK, kegiatan Ngamumule Indung, penyerahan KIA, hingga penyaluran bantuan kursi roda bagi warga yang membutuhkan.

Rangkaian Semarak HJB ke-544 Kecamatan Cijeruk akan ditutup pada Senin (15/6/2026). Melalui peringatan Tahun Baru Islam yang diisi dengan pentas seni Islami, santunan anak yatim, doa akhir dan awal tahun, pawai obor, tabligh akbar, serta bazar UMKM.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Kecamatan Cijeruk menunjukkan komitmennya dalam menggaungkan semangat Hari Jadi Bogor ke-544. Sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat melalui pelestarian budaya, pelayanan publik, dan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi warga. (Ckr03)

Previous articleHJB ke-544, Dedie Rachim Ajak Warga Wujudkan Semangat “Bogor Nanjeur” untuk Kota yang Lebih Maju
Next articleHJB ke-544 Hadir di Jantung Pedesaan, Pemkab Bogor Dengarkan Aspirasi Warga