KitaBogor – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, secara resmi membuka Festival Kecamatan Tangguh Bencana Bogor Utara di Lapangan Kolam Retensi Rusunawa Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 ini tidak hanya berfokus pada edukasi kebencanaan, tetapi juga menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
Dalam sambutannya, Jenal Mutaqin menegaskan bahwa bencana merupakan peristiwa yang dapat terjadi kapan saja dan kepada siapa saja. Oleh karena itu, masyarakat perlu memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan yang memadai dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
“Musibah atau bencana tidak bisa diprediksi kapan dan kepada siapa akan datang. Melalui kegiatan ini masyarakat diberikan edukasi mengenai cara menghadapi dan menangani musibah atau bencana, sehingga kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Jenal Mutaqin.
Festival yang berlangsung selama dua hari, 30 hingga 31 Mei 2026, menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan sosial yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Yamaha Engineering School (YES), sebuah program pelatihan mekanik resmi dari Yamaha yang membuka kesempatan bagi generasi muda untuk belajar teknik, mekanik, dan servis kendaraan bermotor.
Menurut Jenal Mutaqin, kehadiran program tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi antara Pemerintah Kota Bogor dan dunia usaha. Dalam menciptakan peluang kerja serta menekan angka pengangguran di Kota Bogor.
Ia pun mengajak para lurah dan pengurus karang taruna di wilayah Bogor Utara untuk mendorong para pemuda mengikuti pelatihan tersebut. Agar memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja.
“Ini yang paling penting dan kita tunggu-tunggu, yakni pelatihan dan rekrutmen calon teknisi dan mekanik. Sebagai wujud nyata partisipasi stakeholder dalam membantu mengurangi angka pengangguran. Bahkan Yamaha siap merekrut peserta yang memenuhi kualifikasi,” jelasnya.
Selain pelatihan mekanik, festival juga diisi dengan berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dan kesehatan masyarakat. Di antaranya penanaman pohon di sekitar kawasan kolam retensi, pemeriksaan kesehatan gratis, simulasi kebencanaan, hingga berbagai aktivitas edukatif lainnya.
Sebelum meninggalkan lokasi kegiatan, Jenal Mutaqin bersama jajaran Pemerintah Kota Bogor turut meninjau kondisi saluran drainase. Di sekitar kawasan kolam retensi sebagai bagian dari upaya memastikan fungsi infrastruktur pengendalian banjir berjalan optimal.
Melalui Festival Kecamatan Tangguh Bencana Bogor Utara, Pemerintah Kota Bogor berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mitigasi bencana. Memiliki kesiapsiagaan yang baik, sekaligus mendapatkan akses terhadap berbagai program pemberdayaan. Yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. (Mur)


